oleh

RUU Sistem Perbukuan Belum Selesai, Fraksi Partai Gerindra Gelar Seminar

Senayan, kicaunews.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sampai saat ini terus gencar membahas Terkait dengan akan diterbitkannya Undang-Undang Sistem Perbukuan yang akan mengatur mengenai tata kelola perbukuan di Indonesia.  Merujuk kepada Daftar Isian Masalah (DIM) yang bertanggal 11 Februari 2016, ternyata perpustakaan sama sekali tidak menjadi bagian dalam sistem tersebut. Padahal, seperti yang kita semua ketahui, perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya buku. Dunia perpustakaan adalah dunia buku yang berisi berbagai pengetahuan, dalam segala bentuknya.

Pengaturan substansi perbukuan secara nasional diperlukan untuk pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, informasi, maupun hiburan. Dengan pengaturan itu, melalui buku yang memuat nilai-nilai dan jati diri bangsa Indonesia merupakan upaya memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 1945.

Hal itu yang mendorong Partai berlambang gambar kepala Burung Garuda Besutan Prabowo Subianto yang berada di DPR terus konsen mengkawal UU Sistem Perbukuan. Dengan mengusung tema ‘pentingnya pegaturan kebijakan perbukuan sebagai upaya membangun peradaban bangsa’ Fraksi Partai gerindra DPR RI menggelar Seminar RUU Tentang Sistem Perbukuan, Selasa, 20/11/2016 di ruang rapat Fraksi Partai Gerindra Gd. Nusantara I DPR RI.

Dari pantauan kicaunews.com di lokasi, turut hadir menjadi narasumber Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM Pimpinan Komisi X DPR RI yang juga Ketua Panja RUU Tentang Sistem Perbukuan DPR RI dan Ir. Totok Suprayitno, Ph.D Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud RI serta pembicara dari kalangan Akademisi Universitas Negeri Surakarta Dr. Bambang Wasito dan Pemerhati Perbukuan Bambang Trimansyah.(Eky)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru