oleh

Mempromosikan Kerukunan Sosial-Keagamaan di Indonesia

Jakarta, Kicaunews.com — Merujuk pada hasil sensus penduduk 2010, Indonesia merupakan negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia. Ada 207 juta muslim di Indonesia, dengan mayoritas kalangan moderat dan toleran.

Wahid Foundation telah melakukan beberapa penelitian yang memgafirmasi kondisi masyarakat Indonesia yang cukup toleran tersebut. Hasil survei nasional yang dilakukan Wahid Foundation bersama LSI, pada april -mei 2016 menyatakan bahwa 72 persen responden yang diambil secara acak di seluruh Indonesia dengan jumlah sampling 1.520 orang menolak tindakan radikal yang menyertakan kekerasan atas nama bangsa.

Dalam hal nilai-nilai kebangsaan, masih menjadi prioritas masyarakat, dengan hasil responden yang menyatakan 82.3% masih berpendapat bahwa Pancasila dan UUD 1945 amat sesuai bagi Indonesia. Dan 67,3% menyatakan mendukung nilai demokrasi.

Nilai-nilai toleransi yang terkandung dalam Pancasila, sebagaimana juga kebhinekaan mendapat tantangan berat yang memicu terjadinya tindak kekerasan terhadap kelompok minoritas yang lebih jauh lagi justru menginspirasi tindak terorisme.

Wahid Foundation bersama program prioritas merekomendasikan beberapa hal kunci antara lain :

– Kerjasama antar pemerintah dan masyarakat terutama CSO yang bergerak penuh dalam upaya mencegah radikalisme, menguatkan tolerasi bahkan menolak terorisme.

– Melakukan pendekatan kegiatan dan program yang mengedepankan konteks toleransi, anti radikalisme dan antiterorisme sesuai dengan bidang masing-masing.

– Mereview dan memperbaharui kebijakan untuk mendukung perbaikan kondisi dalam hal toleransi, anti radikalisme dan anti terorisme.

Demikian kata sambutan Direktur Wahid Foundation Zannuba Yenny Wahid yang disampaikan dalam acara ” Seminar dan Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan “Mempromosikan Kerukunan Sosial Keagamaan di Indonesia” acara didukung oleh BNPT dan Kemenko Polhukam di Double Tree Hotel Jakarta, Senin (28/11/2016).(Red)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru