banner 728x250

LKAPP Sejuta Hati, Gelar Nikah Massal

  • Bagikan
banner 468x60

Tangsel, KICAUNews.Com – Sulitnya masyarakat mendapatkan program pemerintah, karena minimnya legal dokumen yang dimiliki, diantaranya kepemilikan akta nikah (Buku nikah) sebagai bukti otentik pernikahan yang syah secara hukum, sehingga berimbas kepada masyarakat.

Hal ini, disampaikan direktur Lembaga konsultasi advokasi pembinaan perkawinan (LKAPP) Sejuta hati Ahmad Gozali, saat menggelar sidang Isbat nikah 30 pasangan suami istri (Pasutri) di Balai Ratu Jalan Tegal Rotan Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel),Minggu (27/12)

banner 336x280

Gozali menjelaskan,”mengacu kepada undang undang perkawinan nomor 1 Tahun 1974 tentang hak wanita dan anak dalam keluarga. Sehingga diperlukan pelayanan terpadu seperti mengadakan sidang isbat nikah masal ini, merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat untuk mendapatkan kutipan akta nikah,”kata Gozali

Gozali menuturkan, banyak isu perempuan dan anak anak, terutama kasus kekerasan dalam rumah tangga yang sering terjadi Ketika mengalami musibah atau masalah, mereka selalu dihadapkan dengan legal dokumen, di saat mencari bantuan hukum

“Tidak adanya legal dokumen akta nikah, berdampak saat anak membuat akte kelahiran, tentu membutuhkan buku nikah atau mau melaksanakan ibadah haji, juga membutuhkan buku nikah. Nah inilah dasar pemikiran LKAPP melakukan sidang isbat nikah ini,” terangnya

Dalam kesempatan itu, nampak sejumlah pasutri diantar pihak keluarga yang rata rata menikah lebih dari lima tahun dan sudah memiliki cucu dengan sabar menunggu giliran sidang Isbat oleh petugas dari pengadilan agama Tigaraksa

Sakup (64) warga Pondok Kacang Timur mengaku menikah secara hukum agama Islam tahun 1978, sudah memiliki 9 cucu dari 5 orang anak hasil pernikahan dengan Nisah (62)

“Kalau mau jujur, saya sempet bingung, sekarang mau nyekolahkan anak aja harus ada akte kelahiran, syaratnya harus ada buku nikah,” ungkapnya

Baca juga :  Rutilahu Dandes Desa Jatibarang Baru Diapresiasi Warganya

Sementara itu, kepala KUA Pondok Aren Suganda
menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu oleh tiga intansi, di fasilitasi oleh LKAPP Sejuta hati dan kantor urusan agama KUA Pondok Aren bekerja sama dengan pengadilan agama Tigaraksa

“Manfaat buku nikah diantaranya, kepengurusan dokumen lainnya, bukan sekedar untuk membuat akte kelahiran saja termasuk pembagian warisan dan lainnya. Diharapkan adanya kegiatan isbat nikah ini bisa menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat untuk memiliki buku nikah,” pungkasnya ( Trs )

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *