banner 728x250

Pasintel Lanal Ternate Turunkan Bendra RRC Yang Berkibar Sejajar Dengan Merah Putih

  • Bagikan
banner 468x60

Ternate, KICAUNews.com – Pasintel Lanal Ternate Mayor Laut P Harwoko Aji memerintahkan anggotanya untuk menurunkan bendera Republik Rakyat Cina (RRC) yang dikibarkan di dermaga PT Wanatiara Persada pada saat peresmian Smelther PT Wanatiara Persada pada Jumat 25 November 2016 lalu.

Dikabarkan, pada pukul 08.30 WIT. Telah tiba KM Sumber Raya 04 yang membawa Rombongan Gubernur dan Perwakilan Forkopimda Maluku Utara. Disaat kapal merapat ada informasi tentang pengibaran bendera RRC, yang posisinya sejajar dengan bendera Indonesia dan ukuranya lebih besar dari pada ukuran bendera Indonesia.

banner 336x280

Sebelum kapal KM Sumber Raya 04 sudah terjadi insiden dan ketegangan saat berupaya menurunkan bendera China tersebut oleh pihak Wartawan. Namun dicegah oleh karyawan lapangan WNA (China) PT Wanatiara Persada dan Kapolres Halsel.

Dengan maksud agar diturunkan sendiri oleh orang China supaya tidak terjadi permasalahan yang lebih besar. Dan Saat itu juga terdengar dari laporan Chief of Security PT Wanatiara Persada a.n Bapak Slamet, bahwasanya di lokasi acara juga terpasang bendera yang serupa.

Pasintel Lanal Ternate, Mayor Laut (P) Harwoko Aji berinisiatif memerintahkan Sertu Mar Agung Priyantoro untuk meluncur terlebih dahulu menuju ke lokasi acara.

“Sampai di lokasi bendera RRC yang terpasang sedang proses diturunkan oleh Security PT Wanatiara Persada,” ungkap Mayor Laut P Harwoko Aji.

Pukul 09.00 wit Pasintel Lanal Ternate bersama Kasi Intel Korem 152 Babullah, Mayor Arm Suyikno bergerak menuju lokasi acara.

“Langsung melaksanakan elisitasi ke Chief of Security PT Wanatiara Persada, Bapak Slamet terkait kronologis dikibarkanya bendera RRC tersebut,” jelasnya.

Disela-sela elisitasi Chief of Security menerima panggilan lewat HT dan disampaikan oleh rekan kerjanya bahwasanya bendera di dermaga masih belum diturunkan.

Baca juga :  Anggota Polsek Terisi Giat KRYD Himbauan Prokes Di Pemukiman Desa Rajasinga

“Saya memerintahkan Sertu Mar Agung Priyantoro untuk menuju ke dermaga untuk diturunkan dengan Kasi Intel Korem 152,” katanya.

Pada pukul 09.30 WIT Sertu Mar Agung Priyantoro dan Kasi Intel Korem 152 Babullah menurunkan bendera RRC tersebut.

“Bisa terjerat UU NO 41 tahun 1958. tentang Lambang Negara karena dikibarkan sejajar dengan bendera kebangsaan Indonesia, ukuran bendera RRC lebih besar dibandingkan dengan Bendera Merah Putih dan dikibarkan di tempat umum,” tegasnya.

Adapun jajaran yang menyaksikan pada insident tersebut, Kasintel Korem 152 babullah Mayor Arm Suyikno, Anggota Polres Halmahera Selatan, Perwakilan dr BINDA Malut Mayor Awedy, Pasintel Lanal Ternate Mayor Laut (P) Harwoko Aji dan ADC Gubernur Maluku Utara Serka Bek Cepi Sutisna.

Dalam insiden tersebut PT Wanatiara Persada bertangung jawab dengan meminta maaf atas kejadian pengibaran bendera RRC tersebut. (Tra)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *