oleh

Bersaing di Kancah Dunia, ­­­­­KKP Dorong Industri Mutiara Nasional

Jakarta, kicaunews.com — Kementerian Kelautan dan Perikanan berkomitmen mendorong industri mutiara nasional agar bisa bersaing di kancah dunia. Produksi mutiara Indonesia nantinya diharapkan bisa bersaing dengan negara-negara lain dalam hal produksi perhiasan yang berasal dari tiram itu.

“Tahun depan, kami harus berada di garis depan. Saya tahu Australia, Filipina, dan Myanmar produksi 12 ton mutiara tiap tahun. Kami bisa lebih banyak,” ujar Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Rabu (9/11) seperti dilancir CNN Indonesia.

Untuk memajukan industri ini, Susi mengklaim, telah melakukan berbagai upaya. Misalnya, membangun pengembangan sarana dan prasarana Broodstock Center atau pengeraman untuk Mutiara di wilayah Karang Asem, Bali.

Tidak hanya itu, Susi juga menyebut, mutiara Indonesia, khususnya mutiara laut selatan (south sea pearl) saat ini telah diberikan label Standar Nasional Indonesia (SNI) 49. Sehingga, mudah diakui secara nasional maupun internasional.

Sementara, untuk mutiara air tawar (freshwater pearl), syarat mutu diberikan, sehingga tidak ada mutiara-mutiara palsu yang beredar luas di pasaran. “Jadi, kami beri label SNI. Penanganan dan pengawasan juta kami berikan, agar optimal dari segi mutu dan kualitas,” terang dia.

Susi mengungkapkan, sejak tahun 2015, Indonesia telah mengekspor mutiara jenis south sea pearl sebanyak 6,7 ton dengan nilai US$31,2 juta. Padahal, saat itu, volume south sea pearl dunia berada pada kisaran 12 ton saja. “Dengan kata lain, kita memasok 50 persen lebih mutiara kepada dunia, tahun depan who know kan (siapa tahu kan), bisa saja lebih,” katanya.

Itu juga berarti, sambung Susi, penyerapan tenaga kerja di industri mutiara bisa mencapai 53 ribu orang setiap tahunnya. “Kalau industri ini terus berkembang, untungnya banyak, 53 ribu orang terserap sebagai tenaga kerja, makanya saya terus dorong industri ini terus maju di negara kita,” imbuh dia.

Baca juga :  KLH Akan Beri Sanksi Ke Pertamina, Terkait Tumpahnya Minyak Di Teluk Balikpapan.

Untuk diketahui, saat ini, pasar mutiara dunia didominasi empat jenis mutiara yakni, mutiara laut selatan, mutiara air tawar, mutiara akoya, dan mutiara hitam (black pearl). Di Indonesia sendiri jenis mutiara yang mendominasi adalah south sea pearl dan black pearl.***

Sumber : CNN Indonesia

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru