oleh

Jadilah pemilih cerdas untuk Banten bekualitas

Tangsel, KICAUNews.com– Berdasarkan lampiran PKPU Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota Wakil Wali Kota setidaknya ada 13 kegiatan penyelenggaraan.

Dari 13 kegiatan ini terdiri atas beberapa poin ada sejumlah poin yang biasanya ditunggu-tunggu masyarakat maupun kontestan dari pemilihan kepala daerah antara lain:
1.Pengumuman penyerahan syarat dukungan calon (perseorangan) 20 Juli-2 Agustus 2016

2.Pengumuman penyerahan syarat dukungan (perseorangan) 20 juli 2016-2 Agustus 2016

3.Pendaftaran Pasangan Calon pada 19 September-21 September 2016

4.Pemeriksaan Kesehatan 19 September-25 September 2016
Penetapan Pasangan Calon 22 Oktober 2016

5.Pengundian dan Pengumuman nomor urut pasangan calon 23 Oktober 2016

6.Kampanye 26 Oktober 2016 – 11 Februari 2017

7. Masa Tenang 12 Februari- 14 Februari 2017

8.15 Februari 2017 hari Pencoblosan

9.Penetapan Pasangan Calon Terpilih tanpa permohonan

10. perselisihan hasil pemilihan calon bupati dan wakil bupati / Calon Walikota dan Wakil Wali Kota 8 Maret 2017-10 Maret 2017

11.Penetapan pasangan calon terpilih dengan permohonan perselisihan hasil pemilihan calon bupati dan wakil bupati/calon wali kota dan wakil wali kota mengikuti jadwal dalam Mahkamah Konstitusi.

Muhammad Subhan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada acara sosialisasi penyelenggara pemilihan gubernur dan komunitas seni di tandon ciater, Rabu ( 20/10 ) mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Pilkada Banten 2017, khususnya bagi yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan haknya itu dalam menentukan masa depan dan perubahan banten 5 tahun ke depan, dengan memilih gubernur dan wakil gubernur Banten, pada tangal 15 Februari 2017 mendatang.

Baca juga :  Dengan Sholat Jumat Berjamaah, Kapolsek Benda Berikan Rasa Aman Kepada Warganya

“Memilih itu merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang telah berusia 17 tahun ke atas dan atau yang telah menikah untuk memilih pemimpin, dalam hal ini adalah memilih kepala daerah yaitu gubernur dan wakil gubernur Banten periode lima tahun ke depan. Karenanya hak ini jangan disia-siakan,” kata M Subhan menghimbau.

“Gunakan hak tersebut untuk memilih pemimpin yang dipercaya,” tambahnya.

Senada, Ketua presidium Jaringan Relawan untuk Demokrasi (JaRed) A Priyanto menyampaikan, ajakan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2017 mendatang oleh KPU perlu diapresiasi dengan baik oleh semua pihak, karena mereka diberi tugas untuk mewadahi hak konstitusional tersebut.

Untuk itu, lanjut Priyanto masyarakat juga harus proaktif untuk memastikan apakah namanya telah terdafar sebagai Pemilih pada Pilkada Banten 2017. Apabila belum terdaftar, masyarakat bisa melapor ke petugas KPU di kelurahan setempat. Saat melapor, masyarakat harus membawa fotokopi KTP.( Tris)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru