oleh

Ternyata Uang Hanya Menentukan 10 Persen Kebahagiaan

Kicaunews.com — Prof. Sonja Lyubomirsky (2008) dalam bukunya The How of Happiness telah memberikan kesimpulan penelitiannya mengenai apa saja yang menentukan kebahagiaan. Ia mengilustrasikannya dalam bagan pie yang menunjukkan 50 % kebahagiaan ditentukan oleh faktor genetik. Dengan kata lain, sebagian orang lahir dengan kemampuan untuk lebih bahagia daripada yang lainnya.

Kemudian 10% kebahagiaan ditentukan oleh kondisi eksternal: seberapa banyak uang yang kita punya, di rumah macam apa kita tinggal, dst. Hal-hal inilah yang paling banyak kita kejar dari kebanyakan waktu dan itulah sebabnya mengapa begitu sulit mencapai kebahagiaan.

Tinggal 40 % lagi dimana kebahagiaan ditentukan oleh pikiran dan perbuatan kita. 40 % ini adalah  bagaimana kita berpikir, merasa dan bertindak dalam berbagai situasi yang kita hadapi. Di sinilah kita dapat mengendalikan pikiran dan perbuatan kita untuk meningkatkan level kebahagiaan di atas faktor genetik maupun faktor-faktor eksternal (uang, rumah, jumlah kekayaan dan semacamnya).

Hasil penelitian ini tentu tidak mutlak dan bisa beragam bagi setiap orang. Grafik tersebut hanya untuk menggambarkan bahwa persentasi tinggi kebahagiaan dapat ditentukan oleh pikiran dan perbuatan kita. Bahkan melalui pikiran dan tindakan itulah kita dapat melakukan perubahan dan peningkatan level kebahagiaan.

Yang perlu diwaspadai justru faktor 10 % itu yang sering kita kejar habis-habisan malah kecil sekali persentasinya bila dibandingkan faktor genetik dan faktor pikiran-tindakan. Uang dan kekayaan hanya menyumbang 10% untuk kebahagiaan Anda. Martin Seligman (2004) dalam Authentic Happiness, “Orang yang menilai uang lebih daripada tujuan lainnya, mereka kurang puas dengan pendapatan mereka maupun dengan kehidupan mereka secara menyeluruh”.

Perlu digaris bawahi di sini, kebahagiaan (happiness) yang dimaksud bukan dalam arti kesenangan (pleasure) tapi terkait dengan kepuasan hidup (life satisfaction), makna hidup, ketenangan dan kedamaian batin. Kesenangan (pleasure) tentu bisa Anda beli dengan uang—dengan membeli kendaraan bagus, ponsel keluaran terbaru, pergi ke bioskop, ke hotel, restoran, dst–tapi tidak dengan kebahagian (happiness).

Baca juga :  Isis Jadi Dalang Teror Bom Kampung Melayu
Sahrul Mauludi
Sahrul Mauludi

Penulis : Sahrul Mauludi adalah penulis buku The Great Success (2014) dan Socrates Inspirasi dan Pencerahan Untuk Hidup Lebih Bermakna (2016).

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru