oleh

Dualisme PKPI

Jakarta, Kicaunews.com – Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia (PKPI) pecah setelah Haris Sudarno dan AM Hendropriyono sama-sama mengaku sebagai ketum yang sah. Haris kini menyatakan siap untuk bertemu dengan Hendropriyono agar perpecahan ini tidak melebar.

“Untuk mencegah masalah yang berlarut, kami siap bertemu dengan bapak Hendropriyono agar ada penyelesaian yang baik. Agar partai ini tidak ada dualisme yang berlebihan,” kata Haris dalam jumpa pers di Jl Cut Meutia no 18, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/9/2016).

Dalam jumpa pers tersebut, Haris didampingi oleh Wasekjen Ali Husni dan beberapa pengurus lainnya. Haris mengaku sudah berkomunikasi dengan mantan Kepala BIN itu.

“Saya ingin bertemu dengan Pak Hendro. Duduk satu meja dengan beliau untuk membicarakan masalah PKPI,” ucapnya.

Haris merupakan Ketum PKPI yang terpilih dalam Kongres di Hotel Grand Cempaka, Jakarta. Kemudian muncul lagi Kongres PKPI di Hotel Milenium yang dianggap Haris ilegal.

“Kongres tersebut tidak sesuai dengan AD/ART.

Dalam penyelesaian dualisme PKPI ini, Haris mengaku tidak mau menyeret mantan Ketum PKPI Sutiyoso. “Beliau sangat senior. Beliau tidak ikut dalam konflik ini. Kita selesaikan sendiri,” tutupnya.

Sumber: detiknews

A Widhy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru