oleh

Integrasi Kampung KB bersama mitra kerja

Tangsel, KICAUNews.com– Pengertian kontrasepsi rasional adalah suatu pola pemakaian kontrasepsi di mana pilihan pemakaian kontrasepsi di sesuai kan dengan kurun reproduksi sehat kesehatan peserta KB Kurun reproduksi sehat mengandung pengertian sebagai pola perilaku reproduksi yang ingin menunda kehamilan pertama menjarangkan kehamilan serta mengatur merencanakan kehamilan kelahiran sehingga tidak mengalami dampak negative dalam kelangsungan kehamilan dan saat kelahiran.

Salah satu tujuan pembangunan melalui KB adalah untuk mewujudkan keluarga sejahtera bahagia yaitu dengan keluarga kecil dan ketahanan keluarga, dengan mengendalian kelahiran. Dalam hal ini BKKBN membentuk Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB).

Oleh karena itu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (10/9/2016) melakukan sosialisai pentingnya KB kepada Kader Posyandu, Kader Pengerak PKK dan seluruh warga se Kecamatan Pondok Aren di lapangan Kecamatan Pondok Aren.

Turut hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs. H. Irgan Chairul Mahfiz, M.Si, PLT Ketua Bkkbn Kota Tangsel Hairul Saleh, PLT Camat Pondok Aren Markum Sagita, Dr. Hellen dan para undangan.

Kampung KB merupakan salah satu contoh dalam pelaksanaan program KKBPK dengan melibatkan seluruh Bidang yang ada di lingkungan BKKBN dan bekerja sama dengan instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah setempat, serta dilaksanakan di tingkat pemerintah terendah (Rw/Rt).

Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, pembanguan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

Kampung KB dibentuk sebagai salah satu upaya penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB sehingga dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Baca juga :  Mengenal Lebih Dekat, Sosok Kader Demokrat Yang Jadi Tersangka

Pembentukan Kampung KB harus memenuhi kriteria utama yaitu wilayah yang memiliki jumlah Pra KS dan KS-1 (miskin) diatas rata-rata tingkat desa/kelurahan dimana kampung tersebut berada, dan jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian tingkat desa/kelurahan dimana kampung tersebut berlokasi.( Tris/Put)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru