oleh

Mengurus Sertifikat Tanah Cuma 50rb

Jakarta, Kicaunews.com – Kementerian Agraria serta Tata Ruang/Tubuh Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberlakukan skema pengurusan sertifikat untuk perorangan atau perusahaan lewat loket-loket BPN.

Menurut Menteri ATR/BPN, dengan mengurus sendiri tanpa ada perwakilan atau bahkan calo, sistem penerbitan sertifikat jadi lebih gampang.

“Pertama, datang ke loket BPN, kelak diberi barcode atau PIN. Jika ketemu si A, si B, ya kita susah (mencarinya), ” papar Ferry di Garut, Jawa Barat

Cost Mengurus Sertifikat Tanah Cuma Rp 50. 000

Ia menjelaskan, jika orang-orang mengurus sendiri ke loket BPN serta diminta membayar beberapa dana, minta buktinya.

Pasalnya, semuanya besaran cost service pertanahan sudah ditata dalam Ketetapan Pemerintah (PP) Nomer 128 Th. 2015 mengenai Type Penerimaan Negara Tidaklah Pajak (PNBP). PP ini jadi standard cost yang diputuskan untuk administrasi mengurus tanah, yakni Rp 50. 000.

Waktu orang-orang telah memperoleh barcode atau PIN, harusnya administrasi usai maksimal tujuh hari. Jika pada hari ke-8 belum usai, orang-orang dapat mengemukakan kembali ke BPN.

“Kami dapat lacak karenanya ada barcode dengan cara on-line. Maka dari itu, jika beli tanah, bertanya BPN, ” papar Ferry.

Oknum BPN

Selain itu, terkait ada oknum BPN yang memohon beberapa cost di luar dari ketetapan yang berlaku, Ferry menyatakan bakal memberi sanksi.

Pemungutan dana diluar dari ketetapan ini, menurutnya, masuk dalam group korupsi serta harus selekasnya ditindak.

Karena itu, Ferry mengimbau orang-orang agar tak akan memikirkan negatif masalah BPN yang selalu memungut dana besar atau keluarkan sertifikat kurun waktu lama.

“Kalau kita terus-menerus pikirkan BPN lama mengurusinya, itu tanda-tanda orang yang biasanya jauhi ke BPN. Kami tantang datang sendiri ke BPN, segera serta janganlah diwakili, ” ucap Ferry.

Baca juga :  Pendidikan sebagai Senjata Melawan Penjajahan Era Baru

A Widhy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru