oleh

DITOLAK WARGA CBS,AHOK KERAHKAN SERIBU APARAT PERSONEL GABUNGAN

Jakarta, Kicaunews.com – ( 23/08) Selasa pagi,Ahok Meresmikan RPTRA di Rusun CBS. Sejak beberapa hari lalu warga Cipinang Besar Selatan (CBS) menyatakan menolak keras rencana kedatangan Ahok di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur hari ini.

Sadar kehadirannya ditolak oleh warga masyarakat setempat, bagaikan berada di medan perang Ahok mengerahkan seribu orang pasukan terbuka dan pasukan tertutup untuk mengawalnya. Seribu orang itu terdiri dari aparat Polisi, Satpol PP, Dishub bahkan para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pengerahan seribu personel aparat gabungan secara besar-besaran hanya untuk mengawal kedatangan seorang Ahok, ini jelas merupakan pemborosan anggaran Pemprov DKI Jakarta. Yang mana dana APBD DKI tersebut sesungguhnya jauh lebih bermanfaat apabila digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu hal ini juga membuktikan bahwa Ahok adalah sosok yang dibenci oleh mayoritas warga Jakarta. Sehingga untuk bepergian kemanapun Ahok selalu merasa tidak aman dan keselamatan jiwanya terancam, sehingga ia harus dikawal secara besar-besaran oleh aparat.

Penjagaan ketat aparat sudah untuk mengamankan kedatangan Ahok sudah disiagakan sejak pagi di sepanjang jalur yang akan dilalui Ahok. Lalu lintas sekitar lokasi juga disterilkan dari lalu lalang kendaraan.

Luar biasa ketatnya pengamanan juga terlihat dari pinggir Jalan DI Panjaitan hingga depan pintu masuk Rusun Cipinang Besar Selatan. Sehingga warga masyarakat setempatpun sulit untuk memasuki lokasi RPTRA, karena sudah diblokir aparat.

Di lokasi peresmian RPTRA CBS itu sendiri terlihat tidak banyak warga setempat yang hadir. Yang banyak hanyalah para PNS, para penari tradisional, dan ibu-ibu PKK yang memang sudah dikerahkan sebelumnya untuk menyambut Ahok.

Dan seperti biasa keberadaan mereka adalah untuk kepentingan pengambilan foto bersama Ahok seusai acara. Yang mana kemudian foto-fotonya akan disebar luaskan oleh para pendukung Ahok untuk kepentingan propaganda, bahwa kedatangan Ahok disambut hangat oleh warga setempat.

Baca juga :  Guna Ungkap Kriminalitas, Unit Reskrim Polsek Rancasari Polrestabes Bandung Gelar Kring Reserse

Padahal, di lokasi acara jumlah aparat personel gabungan bahkan terlihat lebih banyak dari masyarakat yang hadir. Karena banyak diantara aparat yang mengenakan pakaian bebas.

Dikabarkan Ketua RW setempat yang sejak beberapa hari lalu bersama warga setempat menolak keras kedatangan Ahok kemudian diinterogasi oleh aparat kepolisian.

Penolakan terhadap Ahok tidak hanya terjadi di wilayah Jatinegara ini. Diberbagai penjuru ibukota dalam dua bulan terakhir ini warga Jakarta bahkan sudah enam kali berhasil menghadang dan mengusir kedatangan Ahok sang penguasa dzallim,

sumber : GMJnews

A Widhy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru