oleh

GPII Dorong DPR-MPR Gelar Sidang Istimewa

Jakarta, Kicaunews.com – Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM sudah diberhentikan oleh Presiden Jokowi. Namun demikian, ada pelanggaran yang dilakukan Jokowi saat mengangkat Arcandra sebagai Menteri ESDM tersebut.

Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Karman BM mengatakan, Jokowi melanggaran UU karena mengangkat pejabat yang bukan warga negara Indonesia. Arcandra diketahui memiliki dwi kewarganegaraan, Amerika Serikat dan Indonesia.

“Kita ini kan tidak mengenal dwi kewarganegaraan. Tapi kenapa Jokowi mengangkat orang orang asing,” ujar Karman saat di sela-sela diskusi bertajuk “Refleksi 71 Tahun Merdeka, Catatan Kritis Kaum Muda” di Markas GPII, Jakarta, (16/7/2016).

Menurut Karman, DPR dan MPR harus serius menyikapi pelanggaran Jokowi tersebut. DPR bisa menggelar sidang istimewa. Sebelum menggelar sidang istimewa, kata Karman, DPR bisa memita fatwa kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

“Karena pengangkatan Arcandra sebagai Menteri itu sudah pelanggaran. Makanya kita minta DPR menggelar sidang istimewa,” katanya.

Seperti diketahui, Arcandra diangkat oleh Presiden Jokowi pada reshuffle kabinet beberapa waktu lalu. 20 hari menjabat sebagai orang nomor satu di Kementerian ESDM, Arcandra diketahui memiliki dwi kewarganegaraan. Itu sebabnya, dia diberhentikan oleh Jokowi.

publiknews

A Widhy

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru