banner 728x250

Mengulas Perang Candu, Modus Kolonialisme Dalam Menghancurkan Bangsa

  • Bagikan
Ilustrasi
banner 468x60

Kicaunews.com – Kutipan kata sang proklamator Ir. Soekarno ‘JAS MERAH’ dirasa Sangat Tepat Dan Luar Biasa maknanya, khususnya Bagi Generasi Muda penerus bangsa hearts mengawal Kemajuan Dan Perkembangan zaman khususnya di Republik Tercinta Penyanyi. Seperti dikutip Dari Website Resmi Milik The Global Review, Sangat Dimana menarik untuk review membacanya hearts Menambah Wawasan Dan mengawal Perkembangan bangsa kedepan.

Istilah Perang Candu dikenal orangutan, tatkala Timbul Pertempuran sengit di Cina Melawan penjajah di negerinya. Ya, Banyak literatur mengatakan bahwa Perang Candu I (1839-1842) Adalah peperangan ANTARA Cina vs Britania Raya ATAU Inggris. Penyulut Konflik ialah maraknya opium Yang Dibawa Pedagang Inggris Ke Cina, SEMENTARA Di Bawah Kekuasaan Dinasti Qing, besarbesaran Tengah keras Checklists Memverifikasi Aturan TENTANG obat-obatan. Sedangkan Perang Candu II (1856-1860) Tak Hanya bertempur Melawan Inggris TAPI Prancis pun terlibat. * Menurut beberapa Catatan, substansi kedua Perang di differences Sesungguhnya Bukan menjadikan Cina sebagai jajahan, akan tetapi LEBIH ditunjukan kepada kepentingan Perdagangan Barat Sekaligus melemahkan Daya Juang rakyat.

banner 336x280

TIDAK Sedikit nama di ATAU Istilah daripada Perang tersebut, artinya tak Hanya Perang Candu Yang Sudah Populer Dimana-mana, namun Sering pula disebut Perang Panah, Perang Opium, Perang Cina-Anglo, ATAU bahkan dinamai sebagai “Pemberontakan Boxer”. Nah, hearts artikel sederhana Penyanyi, Istilah-Istilah tersebut akan digunakan bergantian KARENA substansinya Memang tak BERBEDA.

Sekilas Pemberontakan Boxer

Konon Awal Abad ke-19, opium Dibawa Oleh para Pedagang Inggris Ke Tiongkok sebagai pengimbang eksport teh Cina Ke Inggris. Di Bawah Kekuasaan Dinasti Yung Cheng, opium Begitu Populer KARENA selain komoditi dagang also dihisap using pipa Khas Dari tanah liat Serta diminum DENGAN arak. Sebenarnya Warga Dan Penduduk memanfaatkan candu untuk review Pengobatan tradisional, tetapi sebagian menyalahgunakan Sekedar Mabuk-mabukan. Inilah pemetaan Awal Tradisi (buruk) rakyat. Oleh pendatang (asing) Kebiasaan ‘masyarakat mengisap candu ATAU madat ditandai sebagai Titik Lemah (Achilles, baca: andresexo) Yang can “diletuskan” sewaktu-Waktu. PADA gilirannya andresexo memuat berbagai diolah, dieksploitasi Serta dipropaganda Beroperasi gencar DENGAN tujuan Tertentu, bahwa secepatnya Candu menimbulkan “mimpi Indah” di hearts Tidur!

Zaman Kaisar Ming Dan Ching berkuasa, ADA kebijakan Menutup Jalur Perniagaan DENGAN Barat KARENA anggapan selain Mampu memenuhi Keperluan rakyatnya Sendiri, besarbesaran also tak mau Bergantung ditunjukan kepada Asing. SEBUAH SIKAP Kemandirian Yang Dahsyat Dari Ming, akan tetapi justru Inilah embrio Konflik. Ya, kebijakan Ming Jelas merugikan Inggris, KARENA komersial untuk menjual produk Dan Barang-barang Cina semacam sutera, rempah, Tembikar Serta teh Yang dimonopoli Inggris diminati different Kalangan di eropa. Hubungan kedua parties menegang. Penghasilan kena pajak lewat liku-liku perundingan, akhirnya Perdagangan Dibuka Kembali DENGAN Syarat Inggris boleh dagang Hanya di Guangzhou (Canton) Saja.

Britania Raya Memahami Kebiasaan madat Dan luasnya konsumsi candu di Kalangan Penduduk. Inilah andresexo yang “terpetakan”. Ia pun menyalahi isi Kesepakatan DENGAN memasukkan Barang larangan (opium) sebagai komoditi. Tampaknya Barang ilegal Tadi Malah direspon girang sebagian Penduduk, terutama para pecandunya. Akhirnya peredaran Kembali marak, apalagi Inggris memiliki AKSes opium Ke India Beroperasi Mudah mengingat geografisnya bersebelahan DENGAN Cina.

Baca juga :  Penutupan Jalan Di Wilayah Hukum Polsek Regol Polrestabes Bandung

PADA masa Kekasiaran Tao Kwang era 1839-an, diambil Suatu Langkah tegas guna Mengatasi Kecanduan Dan peredarannya di society. Adalah Komisaris Lin Tse-Hsu diperintah Oleh Kaisar guna memusnahkan candu ilegal di Guangzhou. Sepintas TENTANG Lin Adalah Pejabat jujur, Ahli kaligrafi, Filsuf, Sekaligus Seorang penyair. Ia Terkenal KARENA konsistensi Serta komitmen hearts menentang peredaran opium di Tiongkok. Salah Satu inti Dan substansi pernyataan Lin Yang dijadikan Acuan hearts Perang Panah ialah “bahwa konsumsi opium selain akan menghabiskan Kekayaan gatra, also MEMBUAT tak satupun lelaki Mampu bertempur di medan Perang!”.

Sudah Barang tentu tindakan Lin MEMBUAT kemarahan Inggris, kemudian meletuslah Perang Cina-Anglo I (1839-1842). Ya, Perang selama Tiga Tahun ITU dimenangkan Inggris. Ada 30.000-an rakyat Menjadi Korban Dan memaksa Cina menandatangani Perjanjian Nanjing (1842) Dan The British Tambahan Perjanjian dari Bogue (1843). Inti Perjanjian Nanjing ATAU Perjanjian Nanjing ialah Kewajiban Cina membayar upeti 21 juta ditunjukan kepada Inggris sebagai ganti Rugi peperangan, Membuka Kembali Perniagaan DENGAN Barat melalui Pelabuhan-Pelabuhan Guangzhou, Jinmen, Fuzhou, Ningbo Serta Shanghai, Dan Inggris meminta Hong Kong Menjadi tanah jajahan.

Sebagaimana diurai sekilas Tadi, Perang Boxer II Terjadi ANTARA Inggris, Prancis, Dan Cina. Sebagai pemicu ialah pencarian Kapal The Arrow Milik Inggris Oleh Cina Beroperasi ilegal di Guangzhou. Hal Penyanyi MEMBUAT geram Inggris Dan Kembali mengobarkan Perang. Lagi-Lagi Konflik tersebut dimenangkan Oleh Barat Dan Guangzhou diduduki Oleh Pasukan Inggris-Prancis. Apaboleh buat, Cina Kembali menandatangai Treaty of Nanjing (1858) Dimana Prancis, Rusia Dan amerika has Ikut ambil Bagian. Isi perjanjian: Cina Membuka sebelas Pelabuhan, diizinkan Pendirian Kedutaan gatra Luar, melegalkan impor candu Dan Memberi Ruang PADA AKTIVITAS misionaris Kristen.

Dekade 1859-an — Setahun pasca Perjanjian Nanjing — Perang Meletus Lagi Akibat Cina menghalangi masuknya para diplomat Asing Ke Beijing, SEMENTARA Dari parties Inggris Ingin memaksakan beberapa pasal baru di perjanjian. Tatkala Inggris DENGAN Bantuan PERANCIS BERHASIL Menguasai Beijing, besarbesaran Dipaksa mematuhi Kembali pointer hearts Treaty of Nanjing Serta beberapa pasal Tambahan, shalat Satunya ialah Taiwan Menjadi Milik Barat.

PADA gilirannya Cina Menjadi incaran Banyak gatra seperti amerika Dan Rusia Yang coba-coba peruntungan, kemudian diikuti pula yang lain seperti Belanda, Italia, Jerman, Jepang Dan seterusnya. Delapan Ada Sekitar gatra Barat melakukan kapling-kapling daerah adalah Dan wilâyah Kekuasaan. Agaknya HAL Inilah Yang membangkitkan semangat rakyat untuk review Bangkit melakukan Perlawanan Total Terhadap penjajahan Yang populer digunakan kemudian disebut Perang Candu ATAU dinamai “Pemberontakan Boxer”, Dimana tercatat kaum muslim Cina Sangat berperan hearts Pertempuran tersebut.

Perang Opium Era Modern

Kendati Perang Candu Sudah Berlalu beberapa ratus Tahun Lalu, tampaknya Kelompok gatra Barat Masih Sering using Strategi tersebut sebagai modus ampuh Kolonial di Banyak Negara. Hanya Saja, dekade 1970-an sewaktu Konsultasi Kesehatan, Hukum (AS) menginvasi Vietnam Beroperasi Militer Malah Jadi “senjata Makan tuan”, KARENA Zhou Enlai, Perdana Menteri Vietnam justru memakai Pengembangan strategi Perang candu hearts Menghadapi penjajahan di negaranya. “Kalau dulu rakyat Cina dilemahkan through candu, kini Kami akan melemahkan Tentara AS DENGAN candu pula”.

Baca juga :  Team Penjaringan Koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu Resmi Buka Pendaftaran Pendamping H. Adang Hadari

Dan Beroperasi berangsur Tentara Paman Sam Memang Dibuat ketagihan Terhadap candu, ganja dan Obat-obatan berbaring sehingga tempurnya moral yang Hancur. Zhou memiliki Keyakinan Mampu mengalahkan AS meskipun Kalah JAUH hearts HAL Teknologi Perang Dan persenjataan, Dan through Pengembangan strategi Perang candu besarbesaran Mampu mengusir kaum penjajah di negerinya.

Hingga kini, Kelompok gatra Barat khususnya Paman Sam, relatif Canggih memainkan modus Perang Opium di different gatra. Ibarat bola sodok, di serbi Central Intellegence Agency (CIA) Perdagangan candu ITU seperti Pukulan Yang Mengenai doa bola Sekaligus. Bola Pertama Berupa “Rusak” -nya Generasi bangsa (lost generation), sedang bola kedua Adalah uang laundry (Pencucian Uang) differences Bisnis narkoba Yang dikerjakan.

Contoh ketika menginvasi Afghanistan Penghasilan kena pajak Peristiwa Whorld Trade Center (WTC), 11 Sepetember 2001, sebenarnya Pentagon Punya PT 25 laboratorium Dan gudang obat bius, tetapi besarbesaran menolak menghancurkan gudang-gudang tersebut DENGAN Alasan Milik CIA Dan Sekutu lokalnya. Bahkan James Risen mencatat, penolakan untuk review menghancurkan laboratorium narkoba justru Dari pentolan Neo-Konservatif Yang Menguasai Birokrasi Keamanan Nasional di AS seperti Douglas Feith, Paul Wolfowitz, Zalmay Khalilzad, Dan menyanyikan patron Donald Rumsfeld.

Sejak Perang Dunia II usai, CIA using para Pedagang narkoba sebagai Aset hearts different Operasi terselubung di different gatra. Artinya selain melindungi para pengedar Dari Jerat hukum, ADA kecenderungan Produksi Dan Arus Perdagangan narkoba Malah MENINGKAT. Sebaliknya Bila besarbesaran Menurunkan intervensinya Maka Perdagangan Dan Produksi narkoba pun menurun. Di Afghanistan such as inviting participation, kenaikkan Produksi obat bius KARENA Dukungan CIA ditunjukan kepada Kelompok Islam RADIKAL ketika Melawan Uni Soviet (1979) dulu. Hal sama Terjadi manakala Pasukan multinasioal Pimpinan Bush Jr menyerbu Afghanistan (2001) menumpas berdalih al-Qaeda Dan terorisme pasca WTC, Produksi opium seketika MENINGKAT Dari 165.000 ton (2006) Menjadi 193,000 ton (2007). Kendati dekade 2008-an Terdapat Penurunan Sekitar 157,000 ton Semata-mata KARENA lebih Produksi, Barang TIDAK terserap Oleh Pasar.

Episode sebelumnya LEBIH Dahsyat Lagi. Di Burma (kini Myanmar) such as inviting participation, Akibat campur serbi CIA Tahun 1950 Mampu meningkatkan Produksi narkoba Dari 40 ton (1939) Menjadi 600 ton (1970). Di Thailand memuat berbagai demikian, Dari sebelumnya Hanya 7 ton (1939) Naik Menjadi 200 ton (1968). Luar biasa! Di Laos TIDAK mau ketinggalan, Dari Produksi 15 ton Tahun 1939 Menjadi 50 ton PADA Tahun 1973. Bahkan Catatan Prof Peter Dale Scott untuk review KASUS di Kolombia (1980) dianggap pagar dramatis. Oleh sebab naiknya Produksi opium justru diakibatkan kehadiran Militer AS DENGAN modus Perang Terhadap narkoba. Disini Semakin Terbukti asumsi Pepe Escobar, bahwa politik Praktis ITU bukannya Yang tersurat melainkan APA Yang tersirat (2007). Maksud asumsi Escobar Berlangganan Data-data yang Produksi opium di negara-gatra Tadi Adalah: di permukaan SeolAh-olah Paman Sam gencar memberantas narkoba, namun di Bawah permukaan justru mengendalikan Produksi Dan peredarannya.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Bulupoddo Polres Sinjai Bersama Inkait Edukasi Warga Gunakan Masker

* Menurut Scott hearts Konferensi internasional Tahun 1990, adanya campur serbi AS DENGAN Dalih pemberantasan narkoba, bukannya Mengurangi justru Semakin meningkatan Produksi Dan Arus Perdagangan. Ia pun menarik asumsi, bahwa intevensi Dan keterlibatan Paman Sam Baik Militer ataupun politik di Suatu gatra, Adalah Bagian Dari masalah Bukan memecahkan masalah.

Sekali Lagi, asumsi Prof Scott Yang Mutlak dicatat Adalah Bila CIA melakukan intervensi di SEBUAH NEGARA Maka Produksi Dan Perdagangan narkoba cenderung MENINGKAT, sebaliknya JIKA besarbesaran Menurunkan (Tensi) intervensinya niscaya Produksi Dan Arus Perdagangan narkoba bakal menurun. dia Penyanyi! Dari tesis Scott sebenarnya can diambil asumsi Lagi, bahwa Perang Candu sebagai modus penjajahan Diyakini akan Senantiasa melekat hearts ragam Dan Bentuk kolonialisme Yang Oleh dikembangkan sebagai Dan Sekutu di different gatra. Penyanyi Yang Mutlak diwaspadai.

PADA Diskusi Terbatas di Global Future Institute (GFI), Jakarta Pimpinan Hendrajit (16/72012) didapat pointers, dalam Perspektif kolonialisme, Perang Opium Bukan Sekedar alternatif Pengembangan strategi TAPI merupakan Pengembangan strategi inti. Artinya entah hard power (aksi-aksi Militer) ataupun smart power (Asimetris Gerakan / non Militer), bahkan Perang Candu ITU Sendiri can be Berjalan masing-masing, serentak, ATAU bergantian DENGAN Intensitas BERBEDA. Ya, boleh belakangan, duluan ATAU mungkin simultan. Tergantung Analisa Intelijen. Intinya MEMBUAT marak candu, Minuman keras Dan narkoba di daerah adalah sasaran sebagai sarana melumpuhkan moral yang Lawan Dari Sisi internal.

Dalam modus tersebut, terbaca hidden agenda agar Supaya hearts Suatu “target gatra” TIDAK Muncul Gerakan Dan Gejolak politik di Tengah ‘masyarakat terutama Kalangan elit Dan pemuda Berlangganan upaya-Upaya Perlawanan differences kolonialisme di Depan mata. Perang Boxer di Cina merupakan contoh Nyata, Sesuai isyarat Lin, Penduduk ATAU rakyat dikondisikan tak Punya semangat Juang, Lemah Daya tempurnya Serta tak memiliki Daya Lawan differences penjajahan di negeri Sendiri. Itulah tujuan pokok Perang Opium hearts aneka modus kolonialisme dimanapun bahkan Sampai kapanpun.

Retorika pun Muncul, Adakah Perang Candu kini also Tengah melanda di NKRI tercinta Penyanyi ???

Akankah NAWACITA Ternodai ???

Andari can menilai Dan menarik KESIMPULAN DENGAN permasalahan-permasalahan Yang Terjadi Saat Penyanyi.

Salam Redaksi

Referensi:

http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=9022&type=4#.V6_1glt95dh http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Candu

http://www.kamusbesar.com/55991/perang-candu                   

http://komunitas.kapanlagi.com/humor/perang-candu.html   

http://chanyan.wordpress.com/2010/05/22/perang-candu-iv/

http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Candu_Pertama

http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Candu_Kedua

http://forum.detik.com/showthread.php?t=81182 

http://id.shvoong.com/humanities/history/2294041-perang-candu-menghancurkan-kedaulatan-china/

http://dinasulaeman.wordpress.com/2010/01/23/bisnis-opium-as-di-afghanistan/

http://niqnaq.wordpress.com/2010/04/10/peter-dale-scott-on-the-opium-war-in-afghanistan/ ,

Dan different Link Serta Sumber lainnya.

 

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *