oleh

Wiranto Penjahat HAM kok di jadikan Menteri

Jakarta, Kicaunews.com – KONTRAS memprotes pengangkatan Wiranto sebagai Menteri.  Jadi agar diketahui, diingatkan bahwa pengadilan sedunia sudah memutuskan bahwa Jenderal Wiranto adalah penjahat HAM dibalik penculikan dan penghilangan para aktivis mahasiswa dan masyarakat serta kerusuhan di tahun ’98. Jika Wiranto keluar Indonesia, maka dia akan ditangkap Interpol di manapun dia mendarat. Timor-timur (Timor Leste) pun dulu lepas dari RI juga karena/di masa Wiranto sebagai Panglima TNI.

Dan kini Wiranto menjadi Menteri Jokowi, sekaligus tetap sebagai Ketua Partai Hanura.

Padahal, maaf, dulu dalam kampanyenya, Jokowi menegaskan bahwa Menterinya tidak boleh merangkap jabatan di partai?

“Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberikan petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu-daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk daripada bangkai.”

(HR. Ath-Thabrani)

“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi suatu kaum (juga karena usaha mereka) maka dijadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan peradilan. Juga Allah jadikan harta-benda di tangan orang-orang yang dermawan.

Namun, jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum (juga karena kelakuan buruk mereka) maka Beliau menjadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. DijadikanNya orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan, dan harta berada di tangan orang-orang kikir.”
(HR. Ad-Dailami)

A Widhy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru