oleh

Kasus Vaksin Palsu, JARAVAS : Menkes Telah Menodai dan Menciderai NAWACITA Presiden Joko Widodo

Jakarta, Kicaunews.com – Kasus vaksin palsu yang merebak saat ini menjadi perhatian elemen masyarakat. Seperti masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Relawan Anti Vaksin Palsu (Jaravas).

Belum lama ini Jaravas melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek serta Dirjen Falmakes Maura Linda Sitanggang dan Dirjen P2P Dr. H. Mohammad Subuh terindikasi melakukan praktik Korupsi dan penggelapan Anggaran Pengadaan Vaksin.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Jaravas, Tajuddin Kabbah. Ia dengan tegas meminta kepada lembaga antirasuah dan Mabes Polri untuk segera mengusut tuntas kasus vaksin palsu serta vaksin flu burung yang terindikasi praktek korupsi dengan penggadaan vaksin palsu.

“Menkes dan melibatkan Dirjennya telah menyelewengkan dan kelalaian wewenang jabatan sehingga negara merugi sampai milyaran rupiah. Tidak hanya Negara, anak-anak penerus bangsa pun ikut menjadi korban’’ tegas Tajuddin kepada Kicaunews.com. Rabu (27/7/2016).

Dengan kejadian ini, sambungnya KPK dan Mabes Polri harus segera memeriksa sampai mengusut tuntas terkait adanya praktik kasus penggelapan anggaran pengadaan vaksin. ‘’Kejadian ini sudah jelas menciderai dan menodai NAWACITA yang jelas-jelas menjadi program utama Presiden Joko Widodo,” tegasnya.

PERNYATAAN SIKAP JARAVAS
PERNYATAAN SIKAP JARAVAS

Untuk itu, kata Tajuddin meminta kepada Pak Jokowi sebagai pemegang keputusan untuk segera meresufle dan mencopot Menkes Nila Djuwita Faried Moeloek, Dirjen Farmalkes Maura Linda Sitanggang dan Dirjen P2P dr. H. Mohamad Subuh.

Dijelaskannya, Disini juga tidak terlihat kurangnya pengawasan dari  BPOM RI. Tidak hanya itu, kabar yang sempat membuat ramai Tanah Air beberapa tahun lalu terkait virus flu burung pun menjadi tanda tanya besar bagi JARAVAS tersendiri.  Pasalnya diduga tidak adanya transparasi tentang bantuan adanya vaksin flu burung.

Baca juga :  Meriahkan Kampung Halaman, PBM Adakan Perlombaan Pasca Idul Fitri

“Jangan selalu korbankan rakyat kecil, rakyat sudah susah,” katanya

Masih kata Tajuddin, Kami dari jaravas akan terus menyuarakan dan mendesak, KPK Dan Mabes Polri untuk segera mengusut tuntas. “Kami (JARAVAS Red) Akan kembali melakukan Aksi besar-besaran dan terus mendorong KPK dan Mabes Polri serta Presiden Jokowi Dodo untuk segera mencopot dan meresufle di tubuh Kemeskes yang sudah menciderai dan menodai NAWACITA,” jelasnya.

“Kami tegaskan, Kami (JARAVAS Red) akan terus melakukan aksi sampai tidak adanya lagi vaksin-vaksin palsu yang diduga masih beredar di tanah air dan terus mendorong KPK, Mabes Polri sampai Presiden Jokowi Dodo untuk segera mengambil tindakan,” pungkasnya.(Jef)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru