oleh

FAM D’ JAK Rekomendasikan Asril Tanjung Sebagai Gubernur DKI

Jakarta, Kiacaunews.com –  Forum Aliansi Masyarakat Peduli Jakarta (FAM D’JAK) , Jumat 22 Juli 2016, menggelar jumpa pers di Jakarta Timur. Dalam acara jumpa pers ini di hadiri antara lain Ketua Forum Aliansi Masyarakat Peduli Jakarta Jimmy CK, SE,AK, Sekretaris M.Ahsanny SE, serta anggotanya.

Forum Aliansi Masyarakat Peduli Jakarta (FAM D’JAK), yang di dukung beberapa elemen –elemen bangsa yang tergabung diberbagai ormas / LSM dan tokoh-tokoh masyarakat juga tokoh lintas Agama, serta para aktivis di DKI Jakarta, mengajukan aspirasi terkait Pencalonan Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 yang akan datang.Ada sekitar 59 ormas yang telah bergabung serta 4 lagi yang belum resmi

Mengenai Partai Gerindra belum secara resmi mengumumkan siapa calon gubernur DKI Jakarta yang bakal diusungnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Meski demikian, nama mantan Panglima Komando Daerah Militar (Pangdam) Jaya, Sjafrie Sjamsoeddin santer disebut-sebut akan diusung untuk jadi gubernur DKI Jakarta.

Ketua Umum FAM D’JAK, Jimmy CK mengatakan, sebagai pendukung setia Prabowo, pihaknya meminta untuk mempertimbangkan masukan tersebut. Menurut Jimmy, nama Sjafrie masih disebut-sebut terlibat dalam kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Kami adalah pendukung dan pecinta Pak Prabowo. Kami tidak ingin beliau salah pilih lagi seperti yang terjadi pada Pilkada DKI 2012 lalu,”papar  Jimmy CK
Banyak Wacana partai pimpinan Prabowo Subianto itu ditentang berbagai kalangan. Salah satu penolakan berasal dari FAM D’JAK

Jimmy CK menambahkan, “Sjafrie kami tidak setuju. Beliau cukup dikenal dengan satu kasus di DKI dan itu belum selesai. Kami tidak mau Pak Prabowo jadi dicap, pilih Pak Sjafrie, keduanya dianggap pelanggar HAM,” ulang  Jimmy.

Baca juga :  Pemdes Tanjung Jaya kecamatan Cisaga wujudkan desa yang mandiri

Seperti diketahui, purnawirawan TNI berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) itu, disebut-sebut orang yang bertanggung jawab saat menjadi Panglima Kodam Jaya sekaligus Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Mantap Jaya III, yang memiliki tanggung jawab keamanan di wilayah DKI Jakarta (Ibu Kota) pada saat peristiwa 1998.

Menurut FAM D’ JAK, Sjafrie Sjamsoeddin, yang merupakan salah satu bakal calon gubernur Gerindra, bukanlah sosok yang memiliki track record baik.  Menurut Jimmy, nama Sjafrie masih dikaitkan dengan sejumlah pelanggaran HAM pada masa lalu.

“Kami tidak setuju dengan beliau (Sjafrie). Kami tidak mau terima jika ada lagi alasan soal HAM. Kami ingin Pak Prabowo lebih bijak. Kami bukan tidak yakin dengan kemampuan Pak Sjafrie, tapi beliau bukan sosok yang tepat,” ujarnya.

Meski menolak Sjafrie, Jimmy tetap mendukung calon gubernur DKI Jakarta dari kalangan TNI.  “TNI yang mana, tentu TNI yang bersih dan tidak pernah tercatat melanggar kasus. Dan tentu dari kalangan Partai Gerindra,” katanya

Dia menilai, ada satu nama yang menjadi rekomendasi dari kalangan TNI di kalangan Gerindra untuk diajukan sebagai calon gubernur DKI. Dia adalah anggota DPR RI Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung. Pihaknya pun nantinya akan mengajukan secara resmi usulan itu ke Prabowo dalam waktu dekat.

FAM D’ JAK menawarkan satu nama dari Partai Gerindra yang berlatar belakang TNI, yakni Mayjen Purn Asril Tanjung, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dapil Jakarta

“Banyak jenderal yang ada di Gerindra, tapi belum tentu punya massa. Tapi kalau Pak Asril punya massa, karena beliau anggota DPR dapil DKI,” katanya.

Di jelaskan kembali, tolong di catat bukannya kami orang Asril, kami hanya mengajukan,” ujarnya.

Baca juga :  Alumni SMPN 3 Rancah dukung Program Sekolah

Untuk itu, lanjut Jimmy, FAM D’JAK menyarankan Prabowo untuk memilih sosok berlatar belakang TNI yang tegas untuk diusung dalam Pilkada DKI 2017.

“Kami mengajukan saran dan pendapat, alangkah baiknya jika 2017 dipimpin oleh TNI untuk mengatasi bahaya laten komunis. Tapi TNI yang bersih, jangan sampai beliau memilih TNI yang tidak bersih,” katanya.

Meski menginginkan sosok TNI, FAM D’JAK menegaskan tidak akan mendukung sosok berlatar belakang TNI dengan track record tidak baik.

Jimmy menegaskan, pihaknya akan menolak jika Gerindra memilih mengusung Sjafrie Sjamsoeddin di Pilkada DKI.

“Kalau Sjafrie dipilih gerindra, kami tetap menolak. Kami menolak, tapi hak beliau (Prabowo Subianto) untuk memutuskan,” tutup Jimmy.‎

Sumber: beritaglobal.com

A Widhy

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru