oleh

RT & RW Bersatu Menolak AHOK !!

Jakarta, Kicaunews.com – Ketua RT dan RW Se Kecamatan Koja berkomitmen untuk menolak Ahok untuk menjadi gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 nanti. Penolakan ini dilakukan saat mereka para pengurus RT/RW ini menggelar Silahturahmi RT/RW Se Koja dan pembentukan Forum RT/RW se Jakarta Utara di Aula Kantor PMI Jakarta Utara.

Ketua Forum RT/ RW Se Koja Enjo Rusdianto, mengakui pihaknya melakukan penolakan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok. Menurutnya ini dilakukan karena mereka menilai sikap Arogan maupun perkataannya kepada RT/RW sangat menyakitkan, apalagi dibuat aturan Lurah bisa langsung memecat RT/RW jika tidak disukai.

RT dan RW itu ujung tombak, dari mulai urusan orang lahir sampai kematian yang mengurusinya, bahkan soal tindak kriminalitas di lingkungan juga kami yang menanganinya. Dan pemimpin itu meskinya mendegar suara dari bawah” kata Enjo Rusdianto yang juga Ketua RW 7 Lagoa.

Pernyataan yang sama juga disampaikan M.Irsad Ketua RW 5 RBS dan Warsito Ketua RW 4 Tg Utara menilai selama ini kinerja Ketua RT dan RW dinilai tak pernah baik, bahkan kerap kali melontarkan tudingan kalau RT/RW bekingin PKL, pungli dan lainnya.Ironisnya lagi operasional RT/RW harus dibayar melalui kinerja lewat qlue.

Seperti comtoh untuk mendapatkan uang OP kita diwajibkan untuk laporan 3 kali sehari lewat qlue. Dan satu laporan dibayar Rp 10 ribu” kata M Irsad sambil menambahkan pada kegiatan ini diikuti sebanyak 230 orang.

Lukman Nul Hakim Sekjen Forum RT/ RW DKI Jakarta menambahkan, penggunaan aplikasi qlue untuk menilai kinerja RT dan RW.bukan sebagai tolak ukur apalagi sebagai bukti untuk pembayaran Operasional. Dan ia menilai ini kebijakan untuk mengekploitasi RT dan RW.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Sukagumiwang Giat Pemantauan Pendistribusian Bantuan Covid-19 Kabupaten Indramayu

Aplikasi Qlue itu tidak ada terdaftar di kominfo, ia dikelola swasta yang berlindung di Jakarta. Smart City, dan pada saat ketuk palu anggaran OP RT/RW tahun 2015-2015 oleh DPRD tidak ada nomentlaturnya syarat qlue” katanya.

Maka dari itu dirinya meminta kepada seluruh ketua RT dan RW di DKI Jakarta untuk bersama-sama menolak kebijakan itu dan tidak akan lagi mendukungnya Ahok pada 2017 nanti.
Sumber: www. rubrikkotanews.com

A Widhy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru