oleh

Bea Cukai dan BNN Berhasil Membongkar Penyelundupan Sabu Dalam Moulding Baja Stainless Sebanyak 33 Kg

Jakarta, kicaunews.com — Indonesia darurat narkotika. Berdasarkan hasil analisis intelijjen Bea Cukai dan dilan jutkan dengan pemeriksaan gabungan oleh Bea Cukai dan BNN diketahui bahwa terdapat pengiriman sabu yang dikemas di dalam. tiga buah kotak besi tebal (moulding baja stainless) seberat 800 kg dari cina.

Selanjutnya tim gabungan melakukan control delivery hingga ke sebuah gudang ekspedisi di kawasan Ancol, Jakarta Utara yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang haram tersebut. Hasilnya diamankan barang bukti berupa 33 kg sabu. Terbukti ketika BNN dan BNN kembali berhasil membongkar kasus penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

Demikian disampaikan Direktur Bea Cukai Heru Pambudi dalam jumpa pers di kantor Pusat Bea Cukai Rawamangun Jakarta, kamis (23/6/2016). Jumpa pers dihadiri jajaran Bea Cukai dan Deputi Pemberantasan BNN Irjen (Pol) Drs Arman Depari. Juga diperlihatkan sejumlah anjing pelacak narkoba yang dimiliki Bea Cukai.

Sebagai tindak lanjut kasus, barang bukti akan diserahkan kepada BNN untuk proses lebih lanjut. Kasus ini melanggar pasal 114 ayat (2) dan pasal ayat 122 (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika No.35 Tahun 2009 dengan ancamam maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Penggagalan penyelundupan sabu kali ini menambah panjang daftar penindakan Narkotika dan Psikotropika ditahun 2016, di mana hingga saat ini terdapat 141 kasus penyelundupan yang ditangani Bea Cukai, dengan barang bukti 342.849,02 gr dan telah selamatkan 1,7 juta jiwa generasi muda Indonesia.

Sepanjang 2016 kasus penyelundupan sabu terbanyak berhasil ditangani oleh Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Soekarno Hatta, dimana berturut-turut terdapat 46 dan 32 kasus. Atas terbongkarnya penyelundupan 33 kg sabu ini Bea Cukai dan BNN berhasil menyelamatkan sekitar 165.000 jiwa generasi muda Indonesia tutup Heru.

Baca juga :  BNN : 9 (sembilan) Pipa Besi Di dalamnya Terdapat _+ 40 kg Sabu Kristal

Wartawan : Sunarto

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru