oleh

Sedekah Oksigen Gusdurian Capai Empat Pesantren

Way Kanan, Kicaunews.com  – Himpunan dana dari para dermawan yang berpartisipasi dalam gerakan “Sedekah Oksigen” diinisiasi Gusdurian Lampung bisa digunakan untuk membeli pohon buah bernilai ekonomi untuk ditanam di empat pesantren di Kabupaten Way Kanan.

“Dari target menanam 50 pohon buah di Pesantren Assiddiqiyah 11, Labuhan Jaya, Gunung Labuhan pada Ramadhan ini, sedekah yang masuk ke rekening penyelenggara tercatat bisa digunakan untuk membeli 200 pohon,” ujar Ketua Alumni Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2016 PC Ansor Way Kanan, Riky Ryan Saputra, di Blambangan Umpu, Kamis (23/6).

Jika ditambah komitmen para dermawan yang akan berpartisipasi pasca Idul Fitri, maka Insyaallah bisa digunakan untuk membeli 300 tanaman buah.

“Capaian tersebut tentu membanggakan dan sepatutnya menjadi penyemangat bagi kami agar 14 pesantren perlu pendampingan ekonomi di 14 kecamatan yang ada di Way Kanan, masing-masing bisa menerima 50 pohon buah,” katanya lagi.

Pada mulanya, “Sedekah Oksigen” difokuskan pada tanaman alpukat jenis mentega yang bisa dipanen setelah empat tahun tanam.

Namun pada perkembangannya, mendengar saran dan masukan serta permintaan beberapa pesantren yang beragam, “Sedekah Oksigen” tidak hanya menanam pohon alpukat jenis mentega, tapi juga kelengkeng aroma durian dan nangka dak (persilangan nangka dan cempedak) yang bisa dua tahun panen pasca ditanam, serta mangga thailand yang bisa dipanen satu tahun setelah ditanam kendati pohon masih berukuran satu meter.

Untuk diketahui, “Sedekah Oksigen” adalah gerakan menanam pohon buah bernilai ekonomi di pesantren. Salah satu tujuan gerakan ini adalah pesantren bisa mandiri.

Satu pohon buah bisa dibeli seharga Rp50 ribu. Diambil dari pembudidaya teruji di Pekalongan, Kota Metro yang direkomendasikan Wakil Bendahara PCNU Way Kanan dr Yusuf J Mustofa.

Baca juga :  GDP Meningkat, Menteri Desa PDTT Sebut Program Transmigrasi Lakukan Reformulasi

“Rencana awal menanam pohon di Pesantren Assiddiqiyah 11 adalah 19 Juni 2016, namun karena ada sedikit kendala kami undur pada Ahad, 27 Juni 2016. Kami mohon maaf kepada para dermawan atas kemunduran waktu penanaman,” pungkas Riky

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru