oleh

Ary Ginanjar Agustian : Nilai, Sistem dan Ketauladan, Tiga Pola Ini Yang Membangun Revolusi Mental

Jakarta, Kicaunews.com – Fenomena tanda-tanda kelemahan  keluarga dan kita tidak mau menjadi bencana kependudukan. Yakni.dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Menggerakkan revolusi mental dan mendirikan program  membangun karakter bangsa. Perpu Perlindungan anak sifatnya kuratif.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  punya tugas membangun keluarga di hulu. Program menjadi orang tua hebat seribu hari awal kehidupan anak. Kehamilan harus direncanakan dan si Ibu memakan yang bergizi. Memberi tauladan adalah memberi karakter yang baik di keluarga.

Demikian  disampaikan  Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty saat presscon di sela-sela acara seminar Revolusi Mental Berbasis Pancasila Membangun Karakter Bangsa Melalui Keluarga Kecil, Bahagia Sejahtera di Auditorim Kantor Pusat BKKBN Jl. Permata Halim Perdanakusuma Jakarta, kamis (2/6).

Ari Ginanjar Agustian pendiri ESQ Learning Study menambahkan apa yang dilihat dan apa yang didengar membentuk alam bawah sadar remaja. Kejahatan seksual dipiicu minuman keras dan film porno. Program sudah dicanangkan pemerintah dengan revolusi mental. Sila pertama Pancasila membangun ketaqwaan.

Nilai,.sistem dan ketauladanan tiga pola ini yang membentuk revolusi mental. Kami memberi kontribusi agar revolusi menjadi kenyataan. Empat puluh persen penentu keberhasilan adalah ketauladanan. Kalau nilai-nilai tidak tertanam perpu perlindungan anak lewat saja dengan sia-sia ujar Ary.

Deputy Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan bidang koordinasi peningkatan kesehatan  Sigit Priohutomo menegaskan tahun 2030 jumlah penduduk Indonesia 305juta. Menjadi bumerang kalau usia produktif tidak punya etos kerja. Bagaimana revolusi mental ditanamkan  secara dini.

Pendekatan BKKBN adalah pendekatan keluarga. Dibutuhkan waktu 15-20 tahun  untuk membentuk karakter memang waktu yang panjang namun itu harus disiapkan tutupnya. (Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru