banner 728x250

SMK Manba’ul Ulum Way Kanan Manfaatkan Sampah Plastik Menjadi Bantal

  • Bagikan
Pelajar SMK Manba'ul Ulum Pesantren Assiddiqiyah Way Kanan menggunakan sampah plastik untuk dibuat menjadi bantal
banner 468x60

Way Kanan, Kicaunews.com – SMK Manba’ul Ulum Pesantren Assiddiqiyah 11 Kampung Labuhan Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan Lampung memanfaatkan sampah plastik menjadi bantal sebagai upaya menjaga lingkungan hidup.

Berkaitan dengan upaya itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Kasi Wasdal) Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Way Kanan Arif Radigusman, di Blambangan Umpu, Rabu (1/6) mengundang SMK Manba’ul Ulum mengikuti lomba peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang digelar institusinya.

banner 336x280

Kiai Imam Murtadlo Sayuthi selaku pengasuh Pesantren Assiddiqiyah 11 didampingi pengajar SMK Manba’ul Ulum Ustadz M Saikhun Nidzhom menegaskan pihaknya siap memenuhi undangan KLH Way Kanan pada Jumat, 3 Juni 2016 dengan menampilkan kerajinan daur ulang plastik bekas yang dibuat menjadi bantal oleh anak didiknya.

Umi Muniroh, istri Kiai Imam menambahkan, keberadaan Pemuda Ansor di pesantren kami dengan penyelenggaraan Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) membawa dampak positif. “Salah satunya adalah mencintai lingkungan dengan mengajak para santri memanfaatkan sampah plastik,” ujarnya.

Berbeda dengan nasib botol mineral yang berpeluang diuangkan. Sampah plastik seperti bekas bungkus shampoo, deterjen, makanan ringan, tas kresek dan sejenisnya seringkali tidak dimanfaatkan, bahkan pemulung pun tidak mengambil sampah jenis itu.

Lantas apa yang harus dilakukan manusia sebagai mahkluk yang dikarunia akal dan pikiran? Mendiamkan sampah plastik begitu saja dan merusak unsur kehidupan seperti tanah dan air?

Mendiamkan sampah plastik yang hanya bisa terurai 50 hingga 500 tahun sama saja menyiapkan bom waktu karena dengan rusaknya lingkungan berarti membiarkan rusaknya sumber-sumber kehidupan yang tentu saja berdampak pada kualitas generasi Indonesia mendatang.

Santri BPUN PC GP Ansor Way Kanan mendampingi santri dan pelajar SMK Manbaul Ulum Pesantren Assiddiqiyah 11 di Kampung Labuhan Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan untuk bijak mencintai lingkungan, salah satunya ialah mendaur ulang sampah plastik menjadi bantal.

Baca juga :  Serius Tangani Covid-19, Kades Palae Kembali Lakukan Pembagian Masker, Penyemprotan Disinfektan

Setelah dipilah, sampah plastik dipotong-potong kecil kemudian dicuci bersih dan dikeringkan. Sampah plastik selanjutnya dimasukkan ke dalam bekas karung beras kemudian dijahit kedua sisinya dan selanjutnya dilapisi kain.

“Insya Allah kami siap mengikuti lomba tersebut. Sarung untuk pembungkus luar terbuat dari baju bekas juga telah selesai dibuat,” kata Nidzhom yang di luang waktu belajar mengajar tekun memotong sampah plastik bersama para santri.

Daur ulang sampah plastik merupakan pengabdian SMK Manba’ul Ulum Pesantren Assiddiqiyah 11 bagi bumi yang memberi pangan dan air.

“Semoga gerakan kecil kami bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan. Insya Allah, Assiddiqiyah 11 menjadi pesantren pertama di Way Kanan yang bijak mencintai lingkungan, bahkan mungkin di Indonesia, kami pesantren pertama yang memproduksi bantal berbahan baku plastik.

Doakan kami semoga istiqomah menjadi menjadi pesantren kreatif yang bijak terhadap lingkungan,” ujar Nidzhom lagi

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *