oleh

Tahlil dan Doa Nujuh Hari Almh.Prof Hj Tuty Alawiyah AS di Hadiri Ribuan Jamaah

Jakarta, kicaunews.com –  ( 10/05 ) selasa malam di kediaman   almh.Prof Hj Tuty Alawiyah menggelar tahlil dan doa malam ketujuh, seperti di maklum bahwa ibunda Prof Hj Tuty Alawiyah meninggal pada hari Rabu, 04 Mei 2016 sekitar jam 7 pagi di RS.MMC Kuningan, jenazah di semayamkan di rumah duka jl jatiwaringin raya. Banyak tokoh politik dan tokoh agama yang hadir saat di semayamkan, di sholatkan di dua masjid yaitu di masjid Al barkah Kampus Universitas Islam Assyafiiyah dan di masjid Alawiyah Pesantren Yatama Assyafiiyah. Kemudian di makamkan di samping makam suami nya H.Chatib Nasech di komplek pemakaman pesantren Yatama.KH Yusuf Mansyur membacakan surah Yasin di pusara makam Prof Hj Tuty Alawiyah, ada Prof Ust Syafii Antonio, Prof Satori Ismail, KH Abdur Rasyid AS, KH Ainul Yaqin AS, Habib Ali bin Abdurahman Assegaf juga hadir.Wakil Presiden Jusuf Kalla pun hadir, Presiden Ke 3 RI BJ Habibie juga hadir.  Prof H.Daelami Firdaus anak dari Ibunda Prof Hj Tuty Alawiyah AS yang juga anggota DPD RI mengatakan bahwa ibunda selalu aktif dalam tiga hal yaitu pendidikan, dakwah, sosial.dan alhamdulilah kita bisa ikuti langkah ibunda, banyak kenangan, nasehat, dll dari beliau karena setiap perkataan beliau adalah ilmu atau nasehat.anak anak yatim piatu juga jadi konsentrasi beliau tak kurang dari 1000 anak yatim yang di beri makan oleh ibunda, oleh karena nya kita sangat kehilangan sekali sosok beliau.memang kematian itu adalah pasti, karena dunia ini hanyalah sementara. Ketika kita lahir orang orang di sekitar kita pada tertawa, dan pada saat kita meninggal orang orang di sekitar kita pada menangis atau sedih dan itu merupakan sunnatullah , ada gembira ada sedih, bagaimana kita me manage nya agar selalu seimbang.  Tahlil dan doa pada malam ke tujuh ini di hadiri juga ulama dari negeri jiran, ulama, tokoh politik dan masyarakat serta anak anak yatim yang ingin mendoakan dengan ikhlas Ibunda Prof Hj Tuty Alawiyah AS. Memang kematian merupakan nasehat, oleh karena nya mari kita siapkan bekal kita untuk menghadap ilahi agar pada saatnya Malaikat Izrail mencabut nyawa kita dalam keadaan khusnul Khotimah.Aamiin

Baca juga :  Resmi, Hanura Usung Herman Deru-Mawardi Yahya di Pilkada Sumsel 2018

( A.Widhy)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru