oleh

Kupas kajian, Majelis Dzikir Shalawat Rizqiyyah menjadi inspirasi para jamaahnya

Jakarta,KICAUNews.Com – Guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat muslim kepada Allah SWT berbagai kegiatan dilaksanakan oleh berbagai organisasi keagamaan, khususnya yang ada di Kecamatan Palmerah.

Salah satu organisasi keagamaan di Kecamatan Palmerah, yaitu Majelis Dzikir  Sholawat Rizqiyyah, pada Minggu (8/05/16) melaksanakan kegiatan pembacaan sholawat dan Dzikir, bertempat di Masjid Baiturrobi Palmerah Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana cuaca cerah tersebut dihadiri oleh Pendiri Majelis Dzikir Shalawat Rizqiyyah yang juga spesialis bedah Aura, KH. Mustholimin Al Wiyani, pengurus Majelis Dzikir Shalawat Rizqiyyah, Ustadz Ahmad Ilyas Spdi, KH.Muhammad Ghufron ( Ki ageng Mbodo ), alim ulama dan ratusan jamaah.

Selain diisi dengan pembacaan sholawat dan dzikir, kegiatan tersebut diakhiri dengan penyampaian ceramah agama, yang diberikan oleh Ki Ageng Mbodo (Pengasuh Pondok pesantren Darul Falah Purwodadi Jawa Tengah).

Dalam tausiyahnya Ki Ageng Mbodo menyampaikan tentang  amalan dan doa nabi Sulaiman dalam mencapai kekayaan.

Doa supaya cepat kaya seperti Nabi Sulaiman tentu semua orang menginginkannya. Kita tahu Nabi Sulaiman as adalah salah seorang Nabi yang dilimpahi kekayaan melimpah ruah  yang belum pernah ada sebelumnya. Selain itu Nabi Sulaiman as juga dikaruniai beragam mukjizat salah satunya adalah bisa berbicara dengan hewan-hewan.

Ketika itu  Nabi Sulaiman menjadi penguasa yang diwarisi dari nabi Daud Alaihissalam. Dari manusia, jin sampai hewan-hewan pun tunduk akan perintah nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman diberi kuasa  oleh Allah SWT untuk memerintahkan jin-jin dalam membangun bangunan dan memindahkan singgasana ratu Saba’. Dan mengajak ratu Saba’ untuk beriman kepada Allah dan meninggalkan agamanya terdahulu yaitu menyembah matahari.

Doa Nabi  Sulaiman untuk kekayaan ini juga diabadikan dalam al-Qur’an Surat Shod ayat 35 sebagai berikut:

Baca juga :  Kasat Binmas Polrestro Tangerang hadiri soft opening taman lentera

Ia berkata: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi”. (QS Shaad: 35).

Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman itu  dengan memberikan anugerah dan pengetahuan yang besar serta melimpahkan kekuasaan yang besar dan wewenang yang kuat atas Nabi Sulaiman as. Dalam ayat-ayat yang menceritakan kehidupannya, berbagai perincian mengenai kekayaan, kewenangan, dan bagaimana dia menggunakan pengetahuannya telah disampaikan.

Karena sudah dianugerahi berkah yang begitu melimpah, membuat Nabi Sulaiman as semakin bersyukur kepada sang pencipta langit dan bumi, Allah SWT. Syukur Nabi Sulaiman saat dipuncak kesuksesan di tuangkan kedalam sebuah doa Nabi Sulaiman:

Artinya : maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo’a: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. (QS An Naml: 19)

Penjelasan doa Nabi Sulaiman di atas:

Doa di atas baik sekali dibaca agar kita mendapatkan ilham untuk mensyukuri nikmat serta dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang beramal shalih di dunia hingga kemudian mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Doa tersebut pula yang dibaca Nabi Sulaiman a.s. yang kaya raya tidak ada bandingannya.

Hikmah Doa Nabi Sulaiman Untuk Kekayaan

Jika Anda sudah dikaruniai rezeki oleh Allah, jangan lupa untuk mensyukurinya. Serupa dengan Nabi Sulaiman yang sangat mensyukuri karunia Allah kepadanya. Rezeki, ketenaran dan kesuksesan adalah karunia dari Allah untuk menguji kita apakah kita bersyukur kepada Allah atau malah mengingkarinya.

Baca juga :  Sat Lantas Polres Sumedang Gelar Kegiatan Sedekah Mengais Berkah

Sungguh tidak tepat ketika ada orang sukses mengatakan “Kesuksesan ini adalah hasil kerja kerasku”. Orang seperti ini tidak akan kekal kesuksesannya karena tidak bersyukur. Sebaiknya kita mengatakan “Kesuksesan ini adalah dari Allah agar aku mensyukurinya”. Sudahkah Anda bersyukur hari ini? Mari kita syukuri sekecil apapun nikmat yang kita terima…

( Sutrisno)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru