oleh

Heru Pambudi : PLB Untuk Mewujudkan Perizinan Cepat, Penurunan Dwillling Time Dan Efisiensi Logistik

Jakarta, Kicaunews.com – Pemerintah melalui Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menyelenggarakan seminar Internasional Pusat Logistik Berikat (PLB), dengan tema “Mewujudkan Mimpi Menjadi Hub Logistik Asia Pasifik” di kantor pusat Dirjen Bea Dan Cukai Jl. Jend. Ahmad Yani Jakarta, senin (25/4) dihadiri pelaku bisnis Kepabeanan.

Dirjen Bea Dan Cukai Heru Pambudi menjelaskan tujuan fasillitas PLB diantaranya adalah untuk mengurangi dwelling time di pelabuhan, mendekatkan bahan baku dengan industri, menciptakan efisiensi biaya logistik, menciptakan peluang investasi serta menjadikan Indonesia sebagai hub logistik Asia Pasifik.

Seminar ini juga sebagai bentuk sinergi dan komitmen pemerintah dalam menindaklanjuti amanat Presiden RI untuk mewujudkan perizinan yang cepat, penurunan dwelling time dan efisiensi logistik sehingga kehadiran PLB secara nyata dapat mewujudkan mimpi Indonesia menjadi Hub logistik Asia Pasifik.

Saat ini sudah ada 11 perusahaan yang memiliki izin PLB yang diresmikan Presiden RI tanggal 10 Maret 2016 dengan lokasi tersebar di berbagai daerah dan menimbun jenis barang yang beragam. PT. Cipta K.B. supporting Industri Migas dan Pertambangan-Cakung, PT. Petrosea supporting Industri Migas dan Pertambangan -Balikpapan, PT. Pelabuhan Panajam Buana Taka supporting industri migas dan pertambangan-Balikpapan, PT. Dahana supporting industri migas dan pertambangan (bahan peledak)-Subang.

Kamadjaja Logistics supporting industri makanan dan minuman-Cibitung, PT. Toyota supporting industri otomotif -Karawang, PT. Agility supporting industri personal care/home care-Halim dan Pd. Ungu, PT. Gerbang T.C. supporting industri textil-Cikarang, PT. Dunia E. supporting industri textil-Sunter dan Karawang, PT. Khrisna C. supporting industri kecil menengah-Benoa& Denpasar, PT. Vopak T.M. supporting industri sintetis-Merak pungkasnya. (Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru