oleh

Pembangunan di Jakarta Tidak Menindas Rakyat Kecil

Jakarta, Kicaunews,com – Masyarakat DKI Jakarta bisa sekolah sampai perguruan tinggi. Pemerintah DKI membangun rumah susun untuk disewakan kepada masyarakat selama lima tahun dan setelah lima tahun bisa dimiliki warga Jakarta yang menempatinya ujar bakal calon gubernut DKI Jakarta Hasnaeni di kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Jl. Tebet Raya Jakarta saat dijumpai awak media, jum’at (8/4).

Hasnaeni menjelaskan kedatangannya ke kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta untuk mendaftar penjaringan bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Dan Hasnaeni yang pertama diundang datang PDI Perjuangan dalam pendaftaran penjaringan bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Salah satu persyaratan tidak pernah tersangkut hukum dan tidak ada mahar aku Hasnaeni.

Seluruh berkas administrasi sudah diserahkan tinggal menunggu proses lebih lanjut bebernya.

Hasnaeni menegaskan programnya untuk budi daya ikan di Marunda. Bantaran kali ditanami sayuran organik. Sampah dari rumah tangga dibeli pemerintah untuk diurai dan daur ulang. Meningkatkan industri kreatif untuk lapangan kerja. Memberikan kemudahan modal kerja. Ruang terbuka hijau (RTH) setidaknya 30 persen dari wilayah Jakarta, kalau sekarang ini RTH tidak mencapai 5 persen. Bikin dam bawah tanah untuk atasi banjir tuturnya.

Pembangunan di Jakarta tidak menindas rakyat kecil. Bukan penggusuran tapi penataan. Bukan kepentingan perseorangan tapi kepentingan publik tutup Hasnaeni. (Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

oleh

Pembangunan di Jakarta Tidak Menindas Rakyat Kecil

Jakarta, Kicaunews,com – Masyarakat DKI Jakarta bisa sekolah sampai perguruan tinggi. Pemerintah DKI membangun rumah susun untuk disewakan kepada masyarakat selama lima tahun dan setelah lima tahun bisa dimiliki warga Jakarta yang menempatinya ujar bakal calon gubernut DKI Jakarta Hasnaeni di kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Jl. Tebet Raya Jakarta saat dijumpai awak media, jum’at (8/4).

Hasnaeni menjelaskan kedatangannya ke kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta untuk mendaftar penjaringan bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Dan Hasnaeni yang pertama diundang datang PDI Perjuangan dalam pendaftaran penjaringan bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Salah satu persyaratan tidak pernah tersangkut hukum dan tidak ada mahar aku Hasnaeni.

Seluruh berkas administrasi sudah diserahkan tinggal menunggu proses lebih lanjut bebernya.

Hasnaeni menegaskan programnya untuk budi daya ikan di Marunda. Bantaran kali ditanami sayuran organik. Sampah dari rumah tangga dibeli pemerintah untuk diurai dan daur ulang. Meningkatkan industri kreatif untuk lapangan kerja. Memberikan kemudahan modal kerja. Ruang terbuka hijau (RTH) setidaknya 30 persen dari wilayah Jakarta, kalau sekarang ini RTH tidak mencapai 5 persen. Bikin dam bawah tanah untuk atasi banjir tuturnya.

Pembangunan di Jakarta tidak menindas rakyat kecil. Bukan penggusuran tapi penataan. Bukan kepentingan perseorangan tapi kepentingan publik tutup Hasnaeni. (Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru