oleh

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Ponpes Hikmatun Nur

Jakarta, kicaunews.com – Ahad(03/04), Walaupun bulan rabiul awal bulan kelahiran Nabi sudah lewat, tapi peringatan maulid di wilayah Jakarta tetap di gelar dan di peringati dengan semarak, ini bukti bahwa warga Jakarta cinta maulid.

Dan pada Ahad ini pondok pesantren Hikmatun Nur yang berlokasi di jl H.Ali, karang tengah, condet, jakarta timur pimpinan DR Habib Ahmad bin Abdullah Al Kaff menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, acara di mulai pukul 8 pagi. Di mulai dengan pembacaan tahlil.

Kemudian di lanjutkan dengan pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW, di ambil dari kitab Simtud duror, bergantian para habib membaca tiap pasal kitab maulid Simtuddhror, dan di akhiri dengan doa maulid.

Setelah itu acara di lanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi oleh putra dari DR Habib Ahmad Bin Abdullah Al Kaff, terlihat para jamaah khusyuk mendengar kalam ilahi.

Setelah selesai pembacaan kalam ilahi, di lanjutkan dengan kreasi seni dari santri hikmatun nur.

Para jamaah terhibur dengan penampilan para santri tersebut.

Acara kemudian di lanjutkan dengan ceramah agama, banyak sekali yang hadir habib, juga ratusan jamaah, dan dari unsur pemerintahan dari kelurahan, RT, RW.

Dalam sambutan nya DR Habib Ahmad Bin Abdullah Al Kaff mengatakan :
Di riwayatkan dari baginda Nabi Muhammad Saw bahwasanya beliau bersabda:

اتاني جبرائل واسرافيل وعزرائل وميكائل عليهم الصلاة والسلام فقال جبرائل : يا رسول الله من صلى عليك عشر مرات أنا اخذ بيده وأمره على الصراط , وقال ميكائل انا اسقيه من خوضك  , وقال اسرافيل انا اسجد لله تعالى ما أرفع رأسي حتى يغفر الله له , وقال عزرائل أنا أقبض روحه كما قبضت ارواح الانبياء عليهم الصلاة والسلام.

Baca juga :  28 DAWUH KH. MAIMOEN ZUBAIR

Artinya : Telah mendatangiku Jibril, Mikail, Israfil dan ‘iizrail lalu Jibril berkata ” Ya Rasulallah barang siapa yang bersholawwat kepadamu 10 kali, maka aku akan memegang tangannya dan aku ajak melewati shirathot ( jembatan ) dan Mikail berkat “saya akan memberi minuman kepadanya dari telagamu, dan berkata Israfil ” saya akan bersujud kepada Allah Ta’ala saya tak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah mengampuninya, dan Izrail berkata ” saya akan mencabut nyawanya sebagaimana aku mencabut arwah- arwah para Anbiya’ Alihim Al-salam.

Selesai acara tersebut panitia menyiapkan nasi kebuli, satu nampan tiga orang.

A.Widhy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru