oleh

Yusril Tantang Ahok

JAKARTA, Kicaunews.com – Yusril Ihza Mahendra Bakal calon Gubernur DKI Jakarta yakin akan menang melawan Gubernur DKI Jakarta Ahok , dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Hal tersebut berdasarkan hasil analisisnya terhadap hasil survei. “Apakah Ahok bisa dikalahkan atau tidak, saya hakul yakin mengatakan Ahok bisa di kalahkan. Jadi saya enggak ngomong asal-asalan ya. Saya terpaksa keluar duit juga untuk membayar lembaga survei yang kredibel, ada tiga yang kita gunakan hasil surveinya sama,”kata Yusril usai Diskusi Reboan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) di Jalan Cikatomas, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia menilai elektabilitas sudah saling mengejar dengan Ahok. Setelah diamati ternyata elektabilitas Ahok stagnan. “Tiap dua minggu kita lakukan survei. Ahok tidak bergerak dari pada angka 42-44 persen. Biasanya kalau petahanan di bawah 65 persen itu bisa dikalahkan,” tuturnya.

Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini menyatakan bahwa dirinya siap melawan Ahok.Bahkan dia tak gentar meski ada pasangan calon lain yang akan muncul. “Jadi saya enggak terlalu khawatir dengan Ahok ini untuk head to head. Tapi saya sudah siap mental kalau seandainya ada calon ke tiga,”pungkasnya. “Malam ini Yusril akan mendatangi ke Cilincing, Tanjung Priok untuk mengisi acara ceramah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Usai dari Cilincing, Yusril akan ke Masjid Luar Batang di kawasan Penjaringan. “Nanti malam saya akan hadir diundang untuk memberikan ceramah Maulid Nabi di Cilincing, Tanjung Priok. Bahkan jam 10 malam ini saya ditunggu kehadirannya oleh masyarakat Luar Batang yang kabarnya akan digusur oleh pemerintah DKI,” kata Yusril usai menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta Selatan (25/3). Menurut dia, kampung betawi itu sangat penting keberadaannya bagi masyarakat Islam betawi.

Menjadi penting lantaran di sana terdapat situs penyebar Islam yang perlu kita jaga dan dipertahankan.”Saya tentu sangat simpati pada masyarakat betawi dan masyarakat Islam, harus dilindungi situs sejarah yang ada di situ. Di situ ada situs penyebar Islam di Kramat Luar Batang, yang menurut saya faktor budaya masyarakat Islam betawi perlu dijaga dan dipertahankan jangan digusur-gusur begitu saja,”lanjut dia. Katanya masyarakat di sana akan mendukung penuh dirinya untuk meminta agar permasalahan di tempat mereka menemukan titik solusi yang tepat. “Kalau ada penataan, saya setuju ada penataan. Tapi juga jangan dirusak kampung Luar batang Kel. Penjaringan Kec. Penjaringan Jakarta Utara, itu dan dijadikan jalur hijau, lalu orang dipindahkan ke tempat lain yang menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan,”ungkap dia.

Baca juga :  Siti Khiftiyah, S.Ag., M.S.i. Srikandi Pergerakan

Pakar hukum tata negara itu menilai saat berhubungan dengan masalah keadilan dirinya sangat sensitif. Sebab dirinya berasal dari disiplin ilmu hukum dan filsafat. Selama ini juga sebagai penasehat hukum sudah banyak kasus masalah sosial yang dibelanya. “Selama ini membela banyak sekali kasus-kasus perkara di pengadilan, bahkan kasus-kasus asing saya bela bukan karena membela perbuatannya tapi saya ingin supaya keadilan ditegakkan dan jangan terjadi kezaliman terhadap masyarakat,”Warga RW 04 Pejaringan Pasar Ikan digelar demo damai sampaikan, dihalaman Kantor Camat Penjaringan Ustad Rizal wakilkan warga Pasar Ikan meminta keadilan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Gubernur Provinsi DKI Jakarta melalui Drs. Abdul Khalit,M.Si Camat Penjaringan.

Kami warga RW 04 Penjaringan meminta agar tidak digusur kampung pasar ikan Akorium kami minta perbaikan tanggul saja kami masyarakat kecil dan tidak tau mau kemana hidup ini terlalu banyak beban akhirnya kejahatan akan timbul banyak yang capek pihak keamanan, kemiskinan semakin bertambah kata Ustad Rizal.

A.Widhy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru