oleh

Budiarto Shambazy : Reshuffle Kabinet Untuk Meningkatkan Kinerja

Jakarta, Kicaunews.com – Reshuffle kabinet lebih pada hubungan untuk meningkatkan kinerja. Presiden yang merancang reshuffle. Mungkin menteri pilihan presiden tidak lebih dari 10 orang. Sekurang-kurangnya ada 5 menteri gosipnya akan diganti ujar Wartawan Senior Budiarto Shambazy dalam diskusi yang diadakan oleh Populi Center dan Smart FM Network membahasnya dalam persfektif Indonesia dengan topik ” Reshuffle (Jadi) Lagi?” di Gado-Gado Boplo Jl.Gereja Theresia Menteng Jakarta, sabtu (19/3).

Menurut Budiarto kabinet sekarang ini sudah oke sudah right on the track. Menteri belum tentu pakar dibidangnya. Hubungan masih suam-suam kuku hubungan Presiden dengan Ketua Umum PDI Perjuangan tapi sekarang sudah lebih baiklah imbuhnya. Kalau tidak direshuffle tidak apa-apa.

Budiarto melanjutkan makin ditekan reshuffle, Dia makin lari dari reshuffle. Kelemahan sekarang etitut menteri. Jagalah stabilitas politik. Dalam revolusi mental dan BPJS terjadi kompetesi 2 menteri. Dalam dana desa juga kompetesi 2 menteri.
Tunggu intruksi Presiden (Inpres) hingga sampai sekarang sosialisasi belum tuntas.

Apakah pergantian (reshuffle) bisa menjamin lancar tanya Budiarto. Presiden mulai serius menyusun kabinet yang sesuai diinginkannya. Kalaupun ada pergantian presiden akan beri prioritas pertama kepada PDIP pungkasnya. (Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru