Ansor Way Kanan Pertanyakan Manfaat Waralaba Bagi Daerah

0
Bagikan :
Jakarta, Kicaunews.com – Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung memiliki luas sekitar 392.163 hektar atau 3.921,63  km persegi, didiami oleh 415.078 jiwa dari 274.230 KK. Berdasarkan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) Badan Pusat Statistik (BPS) setempat 2013, jumlah penduduk miskin tercatat 32.791 KK.
“Pengembalian donasi waralaba ke daerah merupakan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan tersebut dan bahkan suatu keharusan, di mana ada perusahaan, di situ mereka harus memberi manfaat,” ujar Ketua Dewan Pembina Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan Yozi Rizal di Blambangan Umpu, Selasa (15/3).
Berdasarkan data BPS tersebut, jumlah penduduk miskin dimaksud adalah rumah tangga sasaran penerima manfaat dan kuantum penyaluran beras program Penyaluran Beras Rumah Tangga Miskin (Raskin) Tahun 2013.
Tertinggi di Kecamatan Blambangan Umpu dengan jumlah rumah tangga miskin 4.998 KK atau sekitar 15,24 persen dan jumlah penduduk miskin terendah terdapat di kecamatan Bahuga dengan jumlah penduduk miskin sebesar 786 KK atau sekitar 2,4 persen.
“Kita lihat apa kemanfaatan waralaba di daerah ini, paling hanya bisa menarik tenaga kerja yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Berapa keuntungan mereka raup? Apa sebanding dengan dampak sosial yang terjadi pada masyarakat yang berwirausaha?” ujar Yozi didampingi Ketua Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan Gatot Arifianto.
Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan, kata Yozi melanjutkan, meminta pemerintah daerah untuk tegas terhadap waralaba, kalau tidak memberi kemanfaatan bagi masyarakat dan daerah lebih baik ditutup saja.
“Selama ini kita tidak tahu persis donasi dari sisa pembelian masyarakat di waralaba-waralaba digunakan untuk apa, disalurkan kemana, bagaimana penyalurannya, untuk siapa dan di mana?  Menurut sejumlah pekerja, donasi tersebut tersalur ke pusat waralaba perdagangan retail itu terlebih dahulu,” ujar Gatot menambahkan.
Penggiat Gusdurian di Lampung itu berpendapat, akan lebih maslahat kalau jumlah donasi terhimpun oleh waralaba dari masyarakat Way Kanan disalurkan kembali ke daerah berada di selatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Provinsi Sumatera Selatan ini guna membantu 32.791 KK yang tercatat masih miskin.
“Perusahaan perdagangan retail tidak akan rugi karena setiap donasi masuk selalu tercatat jumlahnya, konsepnya dari masyarakat dan dikembalikan ke masyarakat. Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan meminta pemerintah daerah mengambil kebijakan agar donasi waralaba bisa dikembalikan dan selanjutnya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu,” ujar alumni Civic Education for Future Indonesian Leaders (CEFIL) itu pula.
Sejumlah masyarakat setempat menyatakan belum pernah mendengar perusahaan perdagangan retail di Way Kanan yang terdata lebih dari 10 itu menggelar kegiatan sosial seperti sunatan massal.
Hal senada juga ditegaskan Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Way Kanan Sutrisno Utomo.
“Belum pernah tahu atau mendengar ada kegiatan sosial seperti sunatan massal digelar oleh waralaba yang ada di daerah ini,” ungkap Sutrisno.
Editor : Rahmat Saleh
 
Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*