oleh

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pereira : Kegaduhan Antar Menteri Tidak Dengan Pernyataan, Harus Diberi Tindakan Dengan Mengacu Kepada Substansi Kebenaran

Jakarta, Kicaunews.com – Sudah mengarah kepada kegaduhan bukan dinamika lagi. Yang terjadi antar menteri yang pada saat penyusunan kabinet disebut sebagai para profesional. Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat dan membuat Presiden tidak nyaman ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pereira dalam diskusi yang diadakan Populi Center dan Radio Smart FM Network membahasnya dalam Persfektif Indonesia dengan topik “Para Menteri Bertikai, Apa Langkah Presiden Jokowi” di Gado-Gado Boplo Jl. Gereja Theresia Menteng Jakarta, sabtu (5/3).

Politikus PDI Perjuangan Andreas melanjutkan tidak juga dengan pernyataan harus diberi tindakan dengan mengacu kepada substansi kebenaran. Harus dicari benar siapa dan yang salah siapa. Ada keyakinan sikap kebenaran dari mereka (menteri yang gaduh). Dan juga ada batasan-batasan profesional ujar Andreas.

Di dalam pemerintahan ada kitchen kabinet zaman orde baru. Bambang Kesowo dipertahankan karena beliau bisa kelola situasi transisi dengan baik. Tinggal kita mengelola dengan konten Indonesia. Ada Kantor Kepresidenan, Presiden lebih mudah mengelola. Dalam posisi ini harus membantu Presiden. Presiden mengurus hal-hal kecil retailer ujarnya.

Andreas menambahkan ada menteri oleh DPR RI direkomendasikan untuk diganti dan sudah keputusan DPR RI. Presiden ketika dilantik rakyat punya harapan tinggi untuk perubahan-perubahan ekonomi dan politik. Pembantu-Pembantu Presiden mencari panggung. Perjalanan terakhir juga tidak banyak perubahan. Kalau tim bola sudah kelihatan siapa menggiring bola sendiri, siapa gocek-gocek bola, siapa yang cuma lari sana sini dan juga kelihatan siapa bekerja menghantar bola ke gawang lawan ucap Abdreas dalam perumpamaannya.

Ini dibiarkan sama saja memelihara macan dalam istana, kalau lapar dimakan juga tegas Andreas. Kalau terlalu lama menular ke lainnya. Kalau DPR ribut itu biasa. Dalam beberapa hal dari luar mendapat pertanyaan. Kalau perilaku dalam kabinet mereka mencederai kepercayaan publik Presiden sudah merasa terganggu dan langkah harus jelas tutup Andreas. (Sunarto)

Baca juga :  Gerakan Turunkan Jokowi ( GTJ )

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru