oleh

Anggota DPR RI : Ketahanan Energi Rentan Maka Ketahanan Nasional Juga Rentan

Jakarta, Kicaunews.com – Sektor sumber daya mineral direform total saya sepakat. Ditata kelolanya lebih baik lagi. Ketahanan energi rentan maka ketahanan nasional juga rentan. Migas tidak bisa dianggap sebagai income tetapi sebagai penggerak dan modal pembangunan nasional untuk pertumbuhan ekonomi (pemicu multiplier effects) ujar Anggota Komisi VII DPR RI fraksi Partai Golkar Dito Ganinduto dalam diskusi yang diadakan Populi Center dan Radio Smart FM Net Work dengan topik ” Ketahanan Energi, Untuk Apa Lagi ” di Gado-Gado Boplo Menteng Jakarta, sabtu (27/2).

Dito melanjutkan ketahanan energi adalah kondisi terjaminnya ketersediaan energi, akses masyarakat terhadap energi pada harga yang terjangkau dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap lingkungan hidup.

Ketahanan energi sangat penting. Semua kegiatan ketahanan energi memerlukan biaya ujar Dito.

Liftilng dan cadangan migas terus menurun dan kegiatan eksplorasi tidak dilakukan dengan intensip. Setiap hari ribuan liter BBM dibakar untuk kebutuhan transportasi yang tidak efektif karena macet dan pola yang tidak tepat dalam penataan transportasi paparnya.

Sumber daya alam milik publik dan bersifat lintas generasi, sehingga perlu dipikirkan kepentingan generasi yang akan datang. Sumber daya alam bersifat habis, tidak bisa pulih dalam waktu tertentu dan rentan terhadap volatilitas. Jaminan ketahanan energi akan berpengaruh pada ketahanan nasional (ketahanan politik dan ekonomi) ucapnya.

Sumber pendanaan dana ketahanan energi bisa dilakukan dari pungutan atas pengurasan energi fosil (minyak, gas dan batu bara). Dana dari setiap badan usaha di bidang energi fosil. Iuran badan usaha hulu Migas dan alokasi khusus dalam APBN ujarnya.

Pemanfaatan dana ketahanan energi untuk pembangunan infrastruktur energi. pembangunan listrik dan peningkatan rasio elektrifikasi. Pendidikan, pelatihan, peningkatan SDM dan memperkuat riset dan teknologi di bidang.energi. Dana bantalan/ stabilisasi atas fluktuasi harga BBM. Pembangunan strategic petroleum reserve tuturnya.

Baca juga :  Akibat Mendukung Pemblokiran 15 Game Online, Website KPAI Diretas

Pengelolaan Dana Ketahanan Energi (DKE) harus dilakukan tata kelola keuangan yang dapat.dipertanggung jawabkan, bisa melalui mekanisme APBN atau pola tertentu yang dimungkinkan. Transparan dalam pengelolaan dan pengawasan DK. tutupnya. (Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru