oleh

Semua Jenis Pembangunan Ujungnya Adalah Manusia. Apakah Rakyat Mendapat Manfaatnya (Benefit)

Jakarta, Kicaunews.com – Selama ini orang salah dalam mempersepsikan pembangunan. Pembangunan sepertinya kalau sudah jadi fly over, gedung gedung bertingkat, jalanan mulus, kemudian sudah ada MRT dsbnya.

Sepertinya tolak ukurnya sukses selalu ada rusunnawa. Padahal semua jenis pembangunan ujungnya itu adalah manusia. Apakah rakyat mendapatkan benefit (manfaatnya) ujar anggota DPRD DKI Bambang Kusumanto dalam diskusi yang diadakan oleh Barisan Muda (BM) PAN DKI  Jakarta di Warung Komando Jl. Saharjo Jakarta, rabu (25/2).

Bambang mengutip pendapat sejarawan JJ Rizal bahwa Jakarta tidak dibangun untuk kepentingan rakyat tetapi untuk kepentingan busnis ekonomi. Prioritas pembangunan yakni menjaga Jakarta bebas dari masalah-masalah menahun antaranya : banjir, pemukiman kumuh, macet dsb. Yang juga penting ketersediaan hunian dan ruang publik yang layak imbuhnya.

Bambang melanjutkan prioritas pembangunan membuat pemerintahan yang bersih, transparan serta berorientasi pelayanan, pembangunan budaya masyarakat dan mewujudkan Jakarta sebagai kota modern. Kerja anggota Dewan memberikan akses kepada rakyat. Untuk kegiatan masyarakat diusulkan satu tahun sebelumnya dan yang bisa ditampung yang sudah diinstitusikan ujarnya.

Cara pembangunan Jakarta menyusun anggaran tidak menggunakan prinsip anggaran berbasis kinerja. Sisa anggaran tahun lalu ditambah anggaran yang terserap tahun lalu kemudian anggaran dimark up untuk konpensasi inflasi dan anggaran dadakan yang tidak lebih dari 10 persen. Jadi semua anggaran segitu-gitu aja naik-naik sedikit tukas Bambang.

Out come pembangunan tidak diukur menjadi ukuran. Tujuan akhir sekolah membuat orang pintar. Tujuan akhir pembangunan jalan adalah jalanan lancar tidak macet. Ternyata hampir 90 persen anggaran dianggarkan pembangunan gedung dan membayar gaji pegawai tutupnya. (Sunarto).

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru