oleh

Pelaku Perampokan Didalam Taxi Dibekuk Polisi

Depok, Kicaunews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok menangkap HS (27) satu dari dua pelaku perampokan taksi Express di kontrakannya Ciracas, Jakarta Timur. HS melakukan aksinya bersama Y yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan dan polisi masih memburu Y yang diduga kabur ke luar Depok,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho di Jakarta, Selasa (23/2).

Teguh mengatakan, kronologi kejadian bermula saat Minggu (21/2) malam, Sofyan Efendi (38) mengemudikan taksi Express bernopol B 1099 NTB. Sofyan menjadi korban perampokan yang dilakukan penumpangnya di Jalan Raya Bogor simpang gang Nangka Kelurahan Cisalak Sukmajaya, sekitar pukul 05.00 WIB.

Dijelaskannnya, tersangka naik taksi dari kawasan Pasar Rebo Jakarta Timur pukul 02.25 WIB. HS duduk di depan, dan Y di bangku belakang. Mereka minta diantar ke Bogor. Saat keluar tol Jagorawi, penumpang meminta kembali diantarkan ke Pasar Rebo. Alasannya, orang yang dicari tidak di berada di tempat. Dalam perjalanan pulang, taksi tak melintasi tol, namun menyusuri Jalan Raya Bogor. “Ketika melintas di depan gang Nangka, Y yang duduk di belakang tiba-tiba menjerat leher korban dengan tali tambang plastik warna biru. Sementara HS berupaya mendekap tubuh korban. Korban sempat dilukai pelaku dengan pisau,” kata Teguh.

Teguh mengatakan, taksi kemudian oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan. Masih dalam kondisi terjerat, korban melihat ada tiang listrik di depannya. Tanpa pikir panjang, ia mengarahkan kemudi untuk menabrakkan taksi ke tiang itu. Pelaku yang duduk di depan terpental di kaca depan. Sementara pelaku yang duduk di belakang juga terpental sampai dasboard. Korban kemudian berteriak meminta tolong.

Baca juga :  Produser RTV Sandy Syafiek Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan Sabtu Pagi

Panik, kedua pelaku selanjutnya kabur ke arah jalan dan sungai yang ada di samping kiri. Sekitar satu menit korban baru bisa keluar dari mobil. “Warga yang mendengar teriakan korban segera memberikan bantuan. Mereka lalu membuat laporan ke Mapolsek Sukmajaya,” tambah Teguh.

Selanjutnya, jajaran Reskrim Polresta Depok bersama Unit Reskrim Polsek Sukmajaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di sana, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti tambang plastik warna biru, kacamata, topi, serta dompet coklat berisi identitas HS.

Sementara HS mengaku, diajak aksi kejahatan itu oleh Y. Mantan sales marketing perusahaan otomobil itu lantas menyetujui ajakan tersebut. Maklum, dia butuh uang untuk menghidupi istri dan seorang anaknya. Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 53 jo 365 KUHP tentang percobaan pencurian kekerasan (curas) dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

oleh

Pelaku Perampokan Didalam Taxi Dibekuk Polisi

Depok, Kicaunews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok menangkap HS (27) satu dari dua pelaku perampokan taksi Express di kontrakannya Ciracas, Jakarta Timur. HS melakukan aksinya bersama Y yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan dan polisi masih memburu Y yang diduga kabur ke luar Depok,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho di Jakarta, Selasa (23/2).

Teguh mengatakan, kronologi kejadian bermula saat Minggu (21/2) malam, Sofyan Efendi (38) mengemudikan taksi Express bernopol B 1099 NTB. Sofyan menjadi korban perampokan yang dilakukan penumpangnya di Jalan Raya Bogor simpang gang Nangka Kelurahan Cisalak Sukmajaya, sekitar pukul 05.00 WIB.

Dijelaskannnya, tersangka naik taksi dari kawasan Pasar Rebo Jakarta Timur pukul 02.25 WIB. HS duduk di depan, dan Y di bangku belakang. Mereka minta diantar ke Bogor. Saat keluar tol Jagorawi, penumpang meminta kembali diantarkan ke Pasar Rebo. Alasannya, orang yang dicari tidak di berada di tempat. Dalam perjalanan pulang, taksi tak melintasi tol, namun menyusuri Jalan Raya Bogor. “Ketika melintas di depan gang Nangka, Y yang duduk di belakang tiba-tiba menjerat leher korban dengan tali tambang plastik warna biru. Sementara HS berupaya mendekap tubuh korban. Korban sempat dilukai pelaku dengan pisau,” kata Teguh.

Teguh mengatakan, taksi kemudian oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan. Masih dalam kondisi terjerat, korban melihat ada tiang listrik di depannya. Tanpa pikir panjang, ia mengarahkan kemudi untuk menabrakkan taksi ke tiang itu. Pelaku yang duduk di depan terpental di kaca depan. Sementara pelaku yang duduk di belakang juga terpental sampai dasboard. Korban kemudian berteriak meminta tolong.

Baca juga :  Sembilan Hari Tiba di Karawang, Ribuan Santri Minta Cak Imin Jadi Cawapres 

Panik, kedua pelaku selanjutnya kabur ke arah jalan dan sungai yang ada di samping kiri. Sekitar satu menit korban baru bisa keluar dari mobil. “Warga yang mendengar teriakan korban segera memberikan bantuan. Mereka lalu membuat laporan ke Mapolsek Sukmajaya,” tambah Teguh.

Selanjutnya, jajaran Reskrim Polresta Depok bersama Unit Reskrim Polsek Sukmajaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di sana, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti tambang plastik warna biru, kacamata, topi, serta dompet coklat berisi identitas HS.

Sementara HS mengaku, diajak aksi kejahatan itu oleh Y. Mantan sales marketing perusahaan otomobil itu lantas menyetujui ajakan tersebut. Maklum, dia butuh uang untuk menghidupi istri dan seorang anaknya. Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 53 jo 365 KUHP tentang percobaan pencurian kekerasan (curas) dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru