oleh

Kapolres Jombang Bersiaga Jelang Fatwa MUI Isa Habibullah

Jombang, Kicaunews.com – Polres Jombang, Jawa Timur, bersiaga menjelang diterbitkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal ajaran Jari, warga yang mengaku menerima wahyu akhir zaman.

Salah satu titik yang diamankan yaitu Pondok Pesantren As-Shirot di Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Jombang. Ponpes itu didirikan dan diasuh Jari yang mengklaim dirinya bergelar Isa Habibullah.

Kapolres Jombang AKBP Sudjarwoko mengatakan jumlah personel yang bersiaga yaitu 200 orang. Mereka kini bersiaga di Mapolres Jombang.

“Bila dibutuhkan, sewaktu-waktu bisa digeser,” kata Kapolres, Selasa (23/2/2016).

Namun, kata Kapolres, hingga sehari menjelang penerbitan fatwa, kondisi Jombang masih kondusif. Tak ada gejolak masyarakat terkait sikap MUI terhadap ajaran Jari.

Sementara itu, dari pantauan Metrotvnews.com, tak ada aktivitas menonjol di area Ponpres. Hanya beberapa polisi yang berbincang dengan pengurus masjid dalam komplek.

Nama Jari mencuat setelah dirinya mengaku menerima wahyu sebagai tanda akhir zaman. Jari mengaku menerima wahyu pada 2004.

Pengalaman itu juga yang menjadi landasan Jari untuk membangun ponpes. Ia pun mengklaim dirinya sebagai Isa Habibullah.

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru