oleh

Jaringan Muda Indonesia Mendesak Kejaksaan Agung Untuk Tidak Memberikan Deponering ke Bw, As, Nb

Jakarta, Kicaunews.com – Perkara bambang widjojanto, Abram samad dan novel  baswedan akan dideponering oleh kejaksaan agung dalam waktu dekat ini. Seperti yang diketahui  bahwa mereka telah ditetapkan menjadi tesangka dan segara diadilkan dipengadilan.

Namun, menurut maulana ikhsanul haq kordinator jaringan muda indonesia dalam konfresi press dirumahkan makan handayani (18/02) kasus bambang widjojanto, abraham samad, dan novel baswedan yang akan dideponering merupakan pelecehan penegak hukum di indonesia. Deponering tidak diatur secara jelas dalam kuhap tahun 2014, kuhap pasal 66 ayat 1 huruf c, penjelasan pasal 77 kuhap. Deponerinv ini terjadi atas dasar asa opportunis yang masih menganut di indonesia.

Lanjut, kami mendesak jaksa agung ri untuk tidak memberikan deponering, menghimbau kepada seluruh elemen bangsa dan masyarakat.utk menyelamatkan kpk dari oknum yang ingin menghancurkan kpk seperti as,bw dan nb,  memintak kepada jokowi agar tdk mengintervensi kejaksaan agung.

Kasim komunitas tuprok yang tergabung di jmi menambahkan kita ambil logika fenomena hukum saja sebagai contoh kecil kasus nenek mina yang mencuri dua kakao tetepa diproses perkaranya. Bw, as, dan nb selaku penegak hukum yang melakukan kejahatan harus tetap diproses dan diadili biarkan pengandilan yang menentukan. Selakalipun dia pejabat hukum karena semua dimata hukukm sama. Tegasnya. (Johan/widhy)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru