Pemerintah Belanja Ribuan Kapal

0
Bagikan :

Jakarta, Kicaunews.com – Jika dibandingkan di negara lainnya yang cenderung merosot pemesanan, industri pembuatan kapal kini memasuki tengah ‘panen’ raya.

Pasalnya, lembaga pemerintahan kini tengah memesan ribuan kapal berbagai jenis.

“Kementerian Perhubungan saat ini memesan 200 kapal feri hingga navigasi, belum Kementerian Perikanan pesan 3650 unit kapal nelayan fiberglass,” kata Tjahjono Roesdianto, Wakil Ketua Ikatan Perusahaan Kapal Nasional dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) di Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Belum lagi hampir tiap kementerian, polri sekarang juga memesan kapal yang umumnya berfungsi sebagai kapal patroli yang jumlahnya tidak sedikit.

“Kebutuhan ribuan kapal ini, akan dipenuhi 250 galangan kapal yang ada di Indonesia sehingga jika dibagi rata-rata minimal bisa mencapai lebih dari 10 unit kapal per galangan,” katanya.

Sayangnya industri perkapalan masih belum optimal menggerakkan roda usaha sebagai pemasok bahan-bahan pembuatan kapal.
“Saat ini saja masih 60-70 persen bahan baku diimpor dari luar negeri,” katanya.

Sjaifuddin Thahir, pengamat maritim Indonesia mengatakan, tahun 2016 ini, prospek industri kemaritiman Indonesia tetap cerah.

“Potensi sektor kelautan lepas pantai yang dimiliki Indonesia telah berhasil mendorong pemerintah untuk memberikan dukungan yang kuat, diantaranya berupa regulasi pendukung,” katanya.

Mendukung Indonesia meraih tujuan poros maritim, Asia Pacific Maritime (APM) 2016 membantu perkembangan tujuan tersebut melalui diplomasi yang lebih baik.

“APM 2016 sangat dibutuhkan oleh platform komersial profesional di Indonesia, menjadi batu loncatan bagi para pembuat kapal di Indonesia agar diperhitungkan di kawasan regional dan internasional,” kata Yeow Hui Leng, Senior Project Direktur Reed Exhibitions APM.

Asia Pacific Maritime 2016 akan diselenggarakan dari 16 sampai 18 Maret 2016 di Singapore Marina Bay Sands Expo and Convention Centre.

Sumber : tribunnews.com

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*