Remaja Dipukuli Sekelompok Orang Setelah Dituduh Mencuri Sepatu

0
Tersangka Pemukulan
Bagikan :

Depok, Kicaunews.com – Dituduh mencuri sepatu, RAP, pemuda yang sedang nongkrong di warung internet (warnet) Hengs, Gang Ampeng, RT02/02 Kelurahan Tugu, Cimanggis, babak belur dipukuli sekelompok orang.

Selang beberapa lama, empat tersangka, yakni EH (20), AH (23), AN (21), dan MF (22) berhasil diciduk Tim Buser Polsek Cimanggis yang dipimpin langsung, Kapolsek Cimanggis, Kompol Arlon Sitinjak, Jumat (11/2) pukul 18:00 WIB.

“Penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban dan pemeriksaan saksi,” kata Arlon kepada Radar Depok.

Arlon mengatakan, kejadian bermula saat salah satu tersangka, mf, kehilangan sepatu di warnet tersebut pada 4 Februari, yang diduga dicuri korban.

“Versi tersangka, ketika dikonfirmasi korban mengakui temah mencuri sepatu tersebut,” kata Arlon.

Kemudian pada Minggu (07/02/2016), korban dijemput oleh EH, RK, Ip, AH, Ba, dan Y (pemilik warnet) di Pasar Cisalak. Ketika dinterogerasi (oleh tersangka), korban mengatakan jika sepatu itu dijual ke temannya (R).

“Setelah dicari, namun tidak ada. Korban kemudian tidak mengakui lagi perbuatannya,” ujar Arlon.

Karena kesal, lanjut Arlon, tersangka membawa korban ke Kali Entong. Masih juga tidak mengaku, korban pun dikeroyok hingga kepalanya berdarah akibat terhantuk batu.

Korban akhirnya diminta buka pakaian dan hanya menggunakan celana dalam. Dengan wajah lebam, tersangka mengantarkan korban ke rumahnya di Inpres Kelurahan Tugu, Cimanggis.

“Para pelaku mengakui perbuatan mereka kepada orangtua RAP, sebagai konsekuensi perbuatan yang diduga dilakukan korban karena mencuri sepatu,” terang Arlon.

Sementara, lanjut Arlon, motif versi tersangka, perbuatan tersebut dilakukan karena korban mencuri sepatu MF, dan sudah dua kali kehilangan di warnet itu.

“Korban sendiri sering main game online dan sering tidur di warnet itu,” ucap Arlon.

Arlon menambahkan jika empat tersangka kini masih dalam pemeriksaan. Pihaknya pun tengah memburu sejumlah tersangka lain yang masih buron.

“Para tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara,” tutup Arlon.

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*