AIM GELAR CAPACITY BUILDING

0
AIM GELAR CAPACITY BUILDING
Bagikan :
Jakarta, Kicaunews.com – Makassar 14 Februari 2016, Komunitas yang menghimpun anak muda Makassar yang aktif dalam melakukan pemberdayaan masyarakat marginal, mengelar Capacity Building. Komunitas yang lebih akrab dikenal dengan sebutan Aksi Indonesia Muda (AIM). Mereka anak muda yang tergabung dalam gerakan sosial yang memberdayakan para pengemis. kegiatan tersebut diadakan di Dilo (Digital Longue Telkom) Jalan Ratulangi.
President Aksi Indonesia Muda (AIM)  Adryan Yudistira Purwanto menyampaikan bahwa Capacity Building ini merupakan agenda bulanan dari AIM yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam menyelesaikan masalah  dan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat didasarkan pada kecakapan dalam mengidentifikasi selain itu agar dapat meningkatkan kemampuan dalam kepemimpinan. Ujar Adryan
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal AIM Sulaiman dia mengatakan bahwa selain untuk meningkatkan keterampilan para Tim Inti AIM beserta Volunter AIM hal ini juga merupakan suatu Event yang sangat bermanfaat untuk mengupgread ilmu agar kualitas sumber daya para Tim Inti beserta Volunter AIM semakin baik agar para Tim Inti AIM dan volunteer mampu menanamkan semangat dan motivasi menjadi pemimpin masa depan Indonesia dengan menguasai skill Bahasa Asing untuk membuka wawasan global. Ujar Sulaiman
Adapun yang bertindak sebagai Narasumber pertama ialah Ahmad Ardillah Rahman dia peraih beasiswa LPDP Scholarship awardee in Monash University Australia dengan Tema Pilih TOEFL atau IELTS sedangkan narasumber kedua Widyarini Bakhri peraih beasiswa LPDP Scholarship Awardee FKM Unhas dan Southern Ship Youth Exchange ASEAN Program (SSYEAP) 2015 materi yang dibawakan antara lain tips dan trik menangkan beasiswa, membedah exchange program dan skripsi itu asyik.
Didalam materinya Ahmad Ardillah Rahman menyampaikan Masing-masing beasiswa punya persyaratan tes bahasa sendiri, tapi yang paling umum digunakan adalah TOEFL dan IELTS. Untuk mengamankan posisi, pastikan harus memiliki skor TOEFL diatas 550 dan nilai IELTS diatas 6,5. Saat ini para Tim Inti AIM dan para Volunter bahkan bisa mempersiapkan diri dengan mengikuti latihan  untuk TOEFL dan IELTS
selain itu harus mempersiapkan diri dari bidang akademis dan non-akademis kini saatnya kita membuktikan bahwa kita pasti sangat survive di negara orang karena bisa menguasai bahasanya. Salah satu persayaratan beasiswa memang menuntut untuk meraih level tertentu dalam tes kemampuan bahasa asing.
pengalaman di kegiatan sosial juga jadi nilai plus. Khususnya kalau mengincar beasiswa di luar negeri.  mereka lebih cenderung lebih tertarik pada pelamar yang punya pengalaman jadi relawan di kegiatan sosial. Ini tidak bisa dilepaskan dari kuatnya kultur volunter di negara mereka.
Kegiatan tersebut dikuti oleh 50 orang yang berasal dari Tim Inti Aksi Indonesia Muda bersama dengan para Volunter AIM.
PENULIS : MUH. SALEH (TIM MEDIA AIM)
Editor       : Rahmat Saleh
Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*