Tahun 2016 Anak Akan Punya KTP, Ini Syarat dan Cara Mendapatkanya

0
KTP anak
Bagikan :

Jakarta, Kicaunews.com – Anak-anak kini diwajibkan memiliki kartu tanda pengenal (KTP). Aturan ini mulai berlaku 2016 karena Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri 2/2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA).

“Mulai tahun 2016, seluruh anak wajib memiliki KTP dalam bentuk Kartu Identitas Anak. KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten/kota,” kata Tjahjo di Jakarta, Kamis (11/2/2016).

Sesuai pasal 2 permendagri ini, kata Tjahjo, pemerintah menerbitkan KIA untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

KTP Anak Berlaku Mulai 2016
KTP khusus anak ini akan mulai diberlakukan pada tahun 2016 depan, tapi khusus kota atau kabupaten dengan capaian akta kelahiran anak di atas 75 persen. Kemudian satu tahun berikutnya, 2017 diharapkan semua anak berkewarganegaraan Indonesia telah memiliki KTP di seluruh Nusantara.

Berikut daftar kota / kabupaten yang akan diberlakukan KTP anak mulai 2016:

• Kabupaten Blora (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 90.09%)
• Kabupaten Temanggung (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 87.95%)
• Kota Magelang (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 86.64%)
• Kabupaten Bantul (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 76.83%)
• Kota Kediri (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 80.07%)
• Kota Pasuruan (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 78.93%)
• Kota Mojokerto (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 78.67%)
• Kota Blitar (Kepemilikan akta kelahiran mencapai 76.83%)

Teknis Pembuatan KTP Anak
KTP anak berbentuk seperti KTP lama. Di dalamnya berisi data NIK, nama anak, alamat, nama orang tua, dan identitas lainnya. Setelah anak berusia 18 tahun wajib mengganti KTP dengan e-KTP. Namun, secara rinci teknis pembuatan KTP untuk bayi baru lahir hingga berusia 17 tahun belum jelas.

Berdasarkan Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak, KTP anak ini terdiri dari 2 jenis. Yaitu untuk anak yang berusia 0-5 tahun dan untuk anak 5 sampai 17 tahun.

Bagi anak warga negara Indonesia (WNI) yang baru lahir, KTP Anak akan diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran. Untuk anak WNI yang belum berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA, harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. Fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya

b. KK asli orang tua/wali

c. KTP asli kedua orangtuanya/wali.

KIA digunakan sebagai identitas resmi anak sebagai bukti bahwa pemilik kartu adalah anak berusia di bawah 17 tahun dan belum menikah. Sementara, bagi anak WNI yang telah berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. Fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya

b. KK asli orangtua/wali

c. KTP asli kedua orangtuanya/wali

d. Pas foto Anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar.

Untuk anak warga negara asing yang tinggal di Indonesia, untuk mendapatkan KIA harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. Fotocopy paspor dan izin tinggal tetapi

b. KK Asli orang tua/wali

c. KTP elektronik asli kedua orangtuanya.
Tata Cara

Pada Pasal 13 Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak, tertulis tata cara pembuatan KTP anak ini. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Pemohon atau orangtua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA dengan menyerahkan persyaratan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.

3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan.

4. Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Untuk anak warga asing, berikut ini cara pembuatan KTP Anak

1. Terhadap anak yang telah memiliki paspor, orangtua anak melaporkan ke Dinas dengan menyerahkan persyaratan untuk menerbitkan KIA.

2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.

3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas.

konfrontasi.com
aritunsa.com
liputan6.com

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*