Gubernur DKI Jakarta melakukan penyelidikan terkait dengan peristiwa tanah longsor di Ciganjur

0
tanah longsor
Bagikan :

Jakarta Selatan, Kicaunews.com – selaku Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa dirinya akan segera melakukan penyelidikan terkait dengan peristiwa tanah longsor yang terjadi diPerumahan Bukit Lama Laguna, Ciganjur, Jagakarsa,Jakarta Selatan. Ahok menduga bahwaterjadi kesalahandari pihak pengembang dalam proses pembangunanfondasi yang telah menyebabkan terjadinya longsor.

Ketika ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Ahok menjelaskan bahwa dirinya menaruh kecurigaan dan tengah melakukan penyelidikan apakahpengembang usaha tersebut memakai trase di seluruh saluran penghubung atau tidak.

Ahok juga mengatakan bahwa kecurigaan tersebut terjadi karena bisa saja pengusaha tersebut melakukan kesalahan dalam meletakan trase di saluran penghubung atau bahkan tidak memasang trase di setiap saluran penghubunng yang ada.

Ahok juga menambahkan bahwa longsor tersebut bisa saja terjadi meskipun si pengusaha tersebut telah memasang trase di selluruh saluran penghubung. Bisa terjadi longsor dikarenakan fondasi yang lebar bawah tersebut terlalu menjoorok kesungai, karena jika memang terlalu menjorok ke sungai sudah bisa dipastikan fondasi akan mengalami penggeseran dan tentunya diperlukan perbaikan.

Ahok juga mengatakan bahwa masih adanya kemungkinan dari pihak pengembang dalam kasus ini. Tetapi, Ahok juga menegaskan masih tetap diperlukan adanya penyelidikan terlebih dahulu untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik longsor tersebut.

Sementara itu, dari pihak Jagakarsa sendiri, Fidiyah Rokhim yang merupakan Camat Jagakaarsa akan segera memanggil pengelola Perumahan Bikut Lama guna bertanggung ikut bertanggung jawab atas longsor yang menimpa rumah yang terletak dibawahnya dan juga mengakibatkan beberapa korban mengalami luka – luka.

Pada har rabu tadi, ketika ditemui di lokasi kejadian, Fidiyah Rokhim juga mengatakan bahwa pihak pengelola menyanggupi untuk memberikan konpensasi untuk warga yag menjadi korban longsor. Maka dari itu, pihak – pihak terkait masih akan menunggu fasilitas dan bukti dari kesanggupan yang diucapkan oleh pihak pengelola pengembangan Perumahan Bukit Lama.

Sedangkan, Fidiyah juga menjelaskan bahwa pihak pengelola pengembangan sendiri juga telah memiliki surattIzin Mendirikan Bangunan (IMB), meskipun begitu, pihak pengelola pengembangan masih harus tetap bertanggung jawab atas terjadinya longsor tersebut.

Untuk saat ini, bebeerapa pihak seperti Jajaran Kecamatan Jagakarsa berserta pihak kepolisian Sektor Jagakarsa sedang menunggu datangnya sejumlah alat berat untuk membersihkan puing – puing reruntuhan.

Sumber : Lensa Remaja.com

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*