Kejagung di Minta Segera Memanggil Paksa Setya Novanto

0
Bagikan :

Jakarta, Kicaunews : Kejaksaan Agung diminta untuk segera memanggil paksa mantan Ketua DPR RI Setya Novanto. Pasalnya, Politikus Golkar itu telah dua kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung untuk diperiksa terkait dugaan permufakatan jahat di balik kasus perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

“Kejaksaan Agung memiliki wewenang untuk memanggil paksa Setnov, meski stastusnya masih penyelidikan. Pemanggilan paksa tidak selalu harus dalam tingkat penyidikan,” kata Pengamat Hukum Agustinus Pohan, Selasa (26/1/2016) malam.

Agustinus khawatir akan banyak kasus yang tak akan terselesaikan, jika Kejaksaan Agung tidak bergerak cepat dalam mengusut sebuah dugaan permufakatan jahat ini. Untuk itu, kata dia, tidak ada masalah apabila Kejaksaan Agung memanggil paksa Setnov selama memiliki bukti yang kuat.

Agustinus pun menilai sesungguhnya Novanto sudah layak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Sebab, Kajaksaan Agung telah memegang banyak bukti atas keterlibatan dari ketua fraksi Partai Golkar ini.

“Kejaksaan sudah memiliki bukti sangat banyak. Mulai dari rekaman percakapan Setnov dengan Maroef Sjamsoeddin dan Riza Chalid. Rekaman itu asli hingga persidangan etik yang dilakukan secara terbuka. Bukti itu sudah cukup,” terang Agustinus.

Saat ini, kata dia, Kejaksaan Agung memiliki dua pilihan jika Novanto kembali mangkir dalam panggilan ke tiga nanti. pilihan tersebut yakni memanggil Novanto secara paksa atau langsung menetapkan Novanto sebagai tersangka.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menduga ada pemufakatan jahat di balik pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Setya Novanto disinyalir melakukan tindak pidana korupsi permufakatan jahat dalam kasus perpanjangan kontrak perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

Hal itu sesuai Pasal 15 UU Tindak Pidana Korupsi No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Di sana disebutkan Setiap orang yang melakukan percobaan, pembantuan, atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi dipidana yang sama sebagaimana dimaksud Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/2016/01/27/475309/kejagung- diminta-segera-panggil-paksa-novanto

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*