DJBC Wilayah Banten Musnahkan Miras dan Sigaret

0
Bagikan :

Tangsel, Kicaunews.com – Pada hari selasa, 26 Januari 2016 bertempat di kantor Pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Tangerang, dilaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara ( BMN ) eks. hasil penindakan kantor Wilayah DJBC Banten, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Merak, dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Tangerang. Barang Milik Negara ( BMN) eks hasil penindakan tersebut telah mendapatkan keputusan Menteri Keuangan untuk di musnahkan. BMN tersebut adalah Barang kena Cukai ( BKC ) berupa Minimum Mengandung Etil Alkohol ( MMEA ) impor, lokal, dan oplosan serta Hasil Tembakau ( HT ) berupa Sigaret Kretek.

Hadir dalam pemusnahan barang milik Negara kali ini Walikota Tangsel Ibu Airin Rachmi Diany Sh.Mh, kepala Bea Cukai wilayah Banten Hari Budi Wicaksono, kepala KPKN Serpong, Kepala Detasemen Jaya, DKPP, Dinas Pariwisata, Kepolisian Resort/Sektor Tangsel,

Kepada Awak Media Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengharapkan, dengan pemusnahan tersebut dapat memberi perlindungan bagi warga Tangsel, dan Banten pada umumnya terhadap bahaya miras. Sesuai dengan Perda Tangsel, miras dilarang beredar di wilayah Kota yang mempunyai motto Cerdas Modern dan Religius ini.

Barang kena Cukai yang dimusnahkan adalah Minimum Mengandung Etil Alkohol ( MEMA ) Sebanyak 4.088 ( empat ribu delapan puluh delapan ) botol dan Sigaret sebanyak 10.845.696 ( sepuluh juta delapan ratus empat puluh lima ribu enam ratus sembilan puluh enam ) batang. Perkiraan nilai barang tersebut kurang lebih Rp.3.119.367.150,  _ (Tiga Miliar Seratus sembilan    belas juta tiga ratus enam puluh tujuh ribu seratus lima puluh rupiah ) dan potensi penerimaan negara yang berhasil diselamatkan kurang lebih 2.626.682.595, – ( dua miliar enam ratus dua puluh enam juta enam ratus delapan puluh dua ribu lima ratus sembilan puluh lima rupiah ).disamping itu kerugian immaterial berupa dampak kerusakan kesehatan masyarakat dan dampak gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat dapat di minimalisir.

Sepanjang tahun 2015, Jajaran Bea Cukai Banten juga telah berhasil melakukan 90 ( sembilan puluh ) kali penindakan dibidang kepabeanan dan cukai. Potensi penerimaan negara yang dapat di selamatkan di perkirakan lebih dari 9 ( sembilan ) miliar rupiah. Kanwil DJBC Banten melalui KPPBC TMP Merak dan KPPBC TMP A Tangerang tahun 2015 juga telah berhasil menyumbang penerimaan Bea Masuk, Bea Keluar, dan Cukai sebesar Rp. 2.948.523.528.374,- ( dua triliun sembilan ratus empat puluh delapan miliar lima ratus dua puluh tiga juta lima ratus dua puluh delapan ribu tiga ratus tujuh puluh empat rupiah ) atau 82,4% dari target yang di bebankan, dengan rincian sebagai berikut:
1. Kantor KPPBC TMP Merak jumlah penerimaan Rp. 1.330.872.051.664,- Target 1.407.698.212.500 persentase 94,54. %
2. Kantor KPPBC TMP A Tangerang jumlah penerimaan Rp. 1.617.651.476.710,- target 2.169.161.237.078 persentase 74,57% total jumlah penerimaan Rp. 2.948.523.528.374,- Jumlah target 3.576.859.449.578,- Jumlah persentase 82,43%

Selain itu jajaran Bea dan Cukai Banten juga menyumbang penerimaan pajak dalam Rangka Impor ( PDRI) meliput PPN, PPnBM, dan Pph pasal 22 impor sebesar Rp. 11.594.947.623.489,- ( sebelas triliun lima ratus sembilan puluh empat miliar sembilan ratus empat puluh tujuh juta enam ratus dua puluh tiga empat ratus delapan puluh sembilan rupiah) ( Sutrisno )

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*