Pemerintah Diminta Memuliakan Petani

0
Bagikan :

Jakarta, Kicaunews.com – Diskusi Gerakan Petani Nusantara (GPN) dengan tema Petani Nusantara Bersatu: Pemerintah Harus Memuliakan Petani untuk Berdaulat Pangan. Dengan narasumber Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdulah, Inisiator Gerakan Petani Nusantara (GPN) Hermanu Triwidodo dan Petani Padi Indramayu Masroni di kawasan Cikini Jakarta, Senin (18/1/16).

Setahun sudah program dan kebijakan Nawacita terutama berdaulat dalam pangan situasi tidak jauh berubah. Said Abdullah koordinator Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) mengatakan upaya khusus untuk mencapai swasembada pangan masih jauh dari jauh dari cukup. Impor beras masih dilakukan, sementara impor bahan pangan lainnya masih terjadi. Petani masih bergelut dengan kemiskinan.

Hermanu Triwidodo, inisiator Gerakan Petani Nusantara (GPN) yang juga pengajar di Department Proteksi IPB, mengatakan niat pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan memang sangat dibutuhkan. Namun niat saja tidak cukup jika tidak diiringi cara yang baik untuk mewujudkannya. Kedaulatan pangan semestinya tidak hanya produksi meningkat berkelanjutan namun juga menjadikan petani mulia dan berdaulat.

Terkait hal ini Masroni petani dari Indramayu mengatakan kedaulatan petani harus dimulai dari kedaulatan petani. Program pemerintah semestinya disesuaikan dengan situasi petani kebutuhan dan potensinya yang berbeda ditiap wilayah. Kebijakan yang dibuat untuk menjawab kebutuhan petani.

GPN mengadakan kegiatan rembugan petani nusantara dengan tema “Petani Nusantara Bersatu” Pertanian yang Memuliakan Petani, Jallan Lurus Mewujudkan Nawacita”. Kegiatan dilaksanakan 19-21 Januari 2016 di Diklat Kementrian Pertanian Ciawi. Melibatkan tak kurang 200 petani laki-laki dan perempuan yang berasal dari 112 kabupaten.

Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah (Kementrian Pertanian), Komisi IV, Akademisi, Budayawan dan Tokoh Nasional yang peduli petani. Dialog kebangsaan , deklarasi serta penyusunan rencana aksi petani nusantara.

Menurut Hermanu petani adalah komponen penting dalam pencapaian kedaulatan pangan sekaligus sokoguru bangsa yang menjaga kekokohan nusantara. Kegiatan ini juga sebagai medium konsolidasi petani diseluruh nusantara untuk terus bekerja dan berinovasi menyediakan pangan bagi masyarakat. Juga menampilkan berbagai inovasi teknologi pertanian.

“GPN juga mengajak seluruh elemen petani untuk membangun gerakan gotong royong antar petani dalam menghadapi persoalan ancaman sosial, ekonomi, budaya, politik dan bencana alam. Petani.juga diharapkan mampu terus berkarya dan betinovasi, sehingga cita-cita swasembada dan kedaulatan pangan dapat terwujud,” tandasnya.

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*