oleh

Seminar Nasional dan Apresiasi Buku:  “DVIPANTARA DHARMA SASTRA”  Kebajikan Kuna Nusantara untuk Masa Kini

Jakarta, kicaunews.com — Manusia pada dasarnya adalah mahluk sosial yang memerlukan interaksi satu dengan yang lain sebagai upaya untuk mempertahankan kehidupannya. Dalam interaksi sosial itu kemudian terbentuklah suatu kelompok atau komunitas yang mempersatukan mereka berdasarkan kesamaan yang ada dalam sebuah harmoni, yang kemudian secara alami memunculkan diantara mereka sosok pemimpin yang menjadi permersatu dan panutan kata Rektor ISI Surakarta Sri Rochana Widyastutieningrum dalam acara

Seminar Nasional dan Apresiasi Buku:  “DVIPANTARA DHARMA SASTRA” Sara-Samuccaya , Slokantara , Sevaka Dharma Kebajikan Kuna Nusantara untuk Masa Kini di Gd Perpustakaan Nasional Jl Salemba, kamis (14/6/2016.)

Indonesia memiliki keragaman seni pertunjukan tradisi dan berkembang dengann subur pada lingkungan budayanya. Keragaman kebudayaan yang dimiliki disatukan dengan konsep Bhineka Tunggal Ika, yang dumaknai berbeda beda tetap satu kebudayaan Idonesia. Edi Sedyawati berpendapat bahwa kebudayaan Indonesia kini cendrung kurang dikenal oleh khalayak ramai, termasuk oleh para kaum mudanya, karena tersaingi oleh budaya popular, warisan budaya tradisional terdesak ke pinggir dalam wacana dan wxposure (Sedyawati, 2014: 71).

Seni tradisi mempunyai nilai-nilai luhur yang semestinya tetap hidup dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat, karena dapat memperkaya pengalaman hidup, diantaranya pengalaman relegius, pengalaman sosial dan pengalaman estetis (keindahan). Nilai-nilai luhur itu sering pula disebut nilai adiluhung yaitu nilai yang sangat penting dalam kehisupan manusia. Nilai adiluhung berarti indah dan tinggi. Mengandung nilai-nilai filosofis, religius , edukatif, ritual dan yang menyangkut segala aspek kehidupan manusia.

Kearifan lokal sebagai bagian dari kebudayaan dapat digunakan untuk membentuk karakter dan mendidik generasi muda terhadap nilai.nilai luhur dan sekaligus menangkal dan atau memfilter budaya -budaya asing yang mempengaruhi budaya Indonesia. Selain itu kearifan lokal juga mampu menangkal pengaruh-pengaruh negatif dan mampu mengolah kebudayaan asing sesuai dengan watak dan kemampuan sendiri.(Sunarto)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

oleh

Seminar Nasional dan Apresiasi Buku:  “DVIPANTARA DHARMA SASTRA”  Kebajikan Kuna Nusantara untuk Masa Kini

Jakarta, kicaunews.com — Manusia pada dasarnya adalah mahluk sosial yang memerlukan interaksi satu dengan yang lain sebagai upaya untuk mempertahankan kehidupannya. Dalam interaksi sosial itu kemudian terbentuklah suatu kelompok atau komunitas yang mempersatukan mereka berdasarkan kesamaan yang ada dalam sebuah harmoni, yang kemudian secara alami memunculkan diantara mereka sosok pemimpin yang menjadi permersatu dan panutan kata Rektor ISI Surakarta Sri Rochana Widyastutieningrum dalam acara

Seminar Nasional dan Apresiasi Buku:  “DVIPANTARA DHARMA SASTRA” Sara-Samuccaya , Slokantara , Sevaka Dharma Kebajikan Kuna Nusantara untuk Masa Kini di Gd Perpustakaan Nasional Jl Salemba, kamis (14/6/2016.)

Indonesia memiliki keragaman seni pertunjukan tradisi dan berkembang dengann subur pada lingkungan budayanya. Keragaman kebudayaan yang dimiliki disatukan dengan konsep Bhineka Tunggal Ika, yang dumaknai berbeda beda tetap satu kebudayaan Idonesia. Edi Sedyawati berpendapat bahwa kebudayaan Indonesia kini cendrung kurang dikenal oleh khalayak ramai, termasuk oleh para kaum mudanya, karena tersaingi oleh budaya popular, warisan budaya tradisional terdesak ke pinggir dalam wacana dan wxposure (Sedyawati, 2014: 71).

Seni tradisi mempunyai nilai-nilai luhur yang semestinya tetap hidup dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat, karena dapat memperkaya pengalaman hidup, diantaranya pengalaman relegius, pengalaman sosial dan pengalaman estetis (keindahan). Nilai-nilai luhur itu sering pula disebut nilai adiluhung yaitu nilai yang sangat penting dalam kehisupan manusia. Nilai adiluhung berarti indah dan tinggi. Mengandung nilai-nilai filosofis, religius , edukatif, ritual dan yang menyangkut segala aspek kehidupan manusia.

Kearifan lokal sebagai bagian dari kebudayaan dapat digunakan untuk membentuk karakter dan mendidik generasi muda terhadap nilai.nilai luhur dan sekaligus menangkal dan atau memfilter budaya -budaya asing yang mempengaruhi budaya Indonesia. Selain itu kearifan lokal juga mampu menangkal pengaruh-pengaruh negatif dan mampu mengolah kebudayaan asing sesuai dengan watak dan kemampuan sendiri.(Sunarto)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru