Tahun 2016 Dzikir Pertama Majelis Dzikir Rizqiyyah

0
Bagikan :

Jakarta, Kicaunews.com – Pengajian rutin tiap 1 bulan di minggu ke 2 Program Pengurus Cabang Majelis Dzikir Shalawat Rizqiyyah, kembali di gelar di Masjid Baiturrobi Palmerah Jakbar (10/01/16) . Kegiatan Dzikir dan Ta’lim ini dikemas dengan acara Pembacaan Qosidah Thowiliyyah oleh tim hadroh Masjid Baiturrobi pimpinan Ustadz Radiwan, Pembacaan Surat Al Wagiah, Dzikir Shalawat Rizqiyyah dan Tausiyah.

Dzikir pertama di tahun 2016 ini di hadiri oleh KH.Mustholimin Al Wiyani ( Spesialis Bedah Aura dan pembina Majelis Dzikir Shalawat Rizqiyyah), Ustadz H.Ahmad Ilyas Spdi ( Pengurus Majelis Dzikir Shalawat Rizqiyyah ) dan Ustadz Muhammad Faishol Lc Ma ( Pengurus pesantren Al Mutaalimin Palmerah)

Dalam tausiyahnya Ustadz M.Faishol memyampaikan materi tentang Shalawat :

” SHALAWAT bentuk jamak dari kata salla atau salat yang berarti: doa, keberkahan, kemuliaan, kesejahteraan, dan ibadah.

Arti bershalawat dapat dilihat dari pelakunya. Jika shalawat itu datangnya dari Allah Swt. berarti memberi rahmat kepada makhluk. Shalawat dari malaikat berarti  memberikan ampunan. Sedangkan shalawat dari orang-orang mukmin berarti suatu doa agar Allah Swt. memberi rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad Saw. dan keluarganya.

Shalawat juga berarti doa, baik untuk diri sendiri, orang banyak atau kepentingan bersama. Sedangkan shalawat sebagai ibadah ialah pernyataan hamba atas ketundukannya kepada Allah Swt., serta mengharapkan pahala dari-Nya, sebagaimana yang dijanjikan Nabi Muhammad Saw., bahwa orang yang bershalawat kepadanya akan mendapat pahala yang besar, baik shalawat itu dalam bentuk tulisan maupun lisan (ucapan).

Adapun keutamaan/faedah/manfaat Membaca Shalawat Nabi beserta dalilnya adalah sebagai berikut:

1.Terpenuhi semua hajatnya (kebutuhannya).

من صلى على كل يوم مائة مرة قضي الله له مائة حاجة سبعين منها في الاخرة وثلاثين في الدنيا

Artinya : Siapa yang membaca sholawat untukku setiap hari 100 X maka Allah memenuhi 100 hajatnya yang 70 hajat di akhirat, yang 30 hajat di dunia”.

  1. Menjadi orang kaya yang tidak akan fakir setelahnya

من اكثر الصلاة علي اغناه الله تعالى غنى لا فقر بعده

Artinya : Siapa yang memperbanyak menbaca sholawat untukku, maka Allah menjadikan ia kaya yang tidak akan fakir setelahnya”.

  1. Hilang kesulitannya dan kesusahannya.

اكثروا من الصلاة علي فانها تحل العقد وتفرج الكرب

Artinya : Perbanyaklah kalian membaca sholawat untukku, karena memperbanyak sholawat bisa menghilangkan keruwetan dan.  kesusahan”.

  1. Terhindar dari kefakiran selama-lamanya.

من صلى على كل يوم خمسمائة مرة لم يفتقر ابدا

Artinya : Siapa yang membaca sholawat untukku setiap hari 500 X, maka ia tak akan fakir selama-lamanya.

  1. Banyak rizqinya, terpenuhi hajatnya dan hilang ke susahannya.

من عسرت عليه حاجة فليكثر بالصلاة علي فانها تكشف الهموم والغموم والكروب وتكثر الارزاق وتقضى الحوائج

Artinya : Siapa yang kesulitan memenuhi hajatnya, maka Per banyaklah membaca sholawat, karena memperbanyak membaca sholawat bisa menghilangkan kegelisahan, kesedihan, kesusahan dan bisa memperbanyak rizqi serta memenuhi beberapa hajat”

  1. Mendapatkan sepuluh shalawat dari Allah untuk setiap kali satu shalawat kepada Rasulullah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ r قَالَ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Dari abu hurairah bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat kepadannya sepuluh kali.” (HR Muslim)

  1. Diangkat baginya sepuluh derajat, dan dihapus darinya sepuluh keburukan.

أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ : مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرَ خَطِيْئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ

“Abas bin malik berkata, telah bersabda Rasulullah SAW barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali dan dihapus darinya sepuluh kesalahan, diangkat baginya sepuluh derajat.” (HR. an-Nasa-I no. 1296.)

  1. Ditulis baginya sepuluh kebaikan.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ: مَنْ صَلَّى عَلَي مُرَّةً وَاحِدَةً كَتَبَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسنات

dari Abu Hurairah , Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah menulis baginya sepuluh kebaikan.” (HR. Ahmad no. 7772, 7773)

  1. Shalawat merupakan sebab mendapatkan syafaat Rasulullah SAW.

عَنْ رُوَيْفِعِ بْنِ ثَابِتِ اَلْأَنْصَارِيِّ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ , قَالَ: مَنْ صَلَّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَقَالَ اَللَّهُمَّ أَنْزِلْهُ الْمَقْعَدَ الْمُقَرَّبَ عِنْدَكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَجَبَتْ لَهُ شَفَاعَتِيْ

Dari Ruwaifi’ bin tsabit al-anshari bahwasannya Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang bershalawat kepada Muhammad dan berkata “Allahumma anzilhul maq’adal muqorrob ‘indaka yaumal qiyamah (ya Allah berilah dia kedudukan yang dekat denganmu di hari kiamat)” maka wajib baginya mendapatkan syafa’atku.”

  1. Menjadikan seorang hamba dekat dengan beliau pada hari kiamat.

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ  قَالَ : أَوْلَى النَّاسِ بِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً

Dari abdullah bin mas’ud, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda : “Manusia yang paling utama denganku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.”

  1. Shalawat menjadi sebab seseorang memperoleh shalawat dari Allah dan para malaikat-Nya. [Al-ahzab : 43]

عَبْدُ اللهِ بْنِ عَمْرٍو يَقُوْلُ مَنْ صَلَّى عَلَى رَسُوْلِ اللهِ  صَلَاةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَمَلَائِكَتُهُ سَبْعِيْنَ صَلَاةً فَلْيُقِلَّ عَبْدٌ مِنْ ذَلِكَ أَوْ لِيُكْثِرْ

“Abdullah bin ‘amru berkata, barangsiapa yang bershalawat kepada Rasulullah satu kali, niscaya Allah dan para malaikat-Nya akan bershalawat kepadanya tujuh puluh kali.”

Menjelang acara puncak yaitu acara yang di tunggu-tunggu jamaah majelis yaitu Bedah Aura oleh KH.Mustholimin Al Wiyani berpesan agar seluruh jamaah Majelis Dzikir Shalawat Rizqiyyah khususnya dan umat muslim pada umumnya untuk senantiasa meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah Swt dan  menginformasikan kepada jamaah bahwa pada  Sabtu, 16 Januari 2016 pukul 19.30 Wib Masjid Baiturrobi Akan mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1437 H  yang akan di hadiri oleh Ust Abdurrohman Djaelani, S.Sos,I, Al Habib Abdul Qodir bin Ali Sahil, KH. Mustholimin Al Wiyani dan Ust.H. Ahmad Ilyas.Spdi. diramaikan juga oleh tim hadroh Rampak Tulung agung digabung tim hadroh Masjid Baiturrobi. (Sutrisno)

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*