oleh

Jual Parcel Sepi, Kagak Ada Yang Minat

Jakarta, kicaunews.com – Sepinya penjualan parcel pada perayaan Natal dan Tahun Baru disebabkan oleh larangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Para penyelenggara negara, mulai dari pejabat pemerintah pusat beserta jajarannya, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD, para gubernur, bupati, wali kota, dan jajaran pejabat di lingkungan pemerintah daerah dilarang menerima bingkisan dan parsel dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan tahun baru serta hari raya keagamaan lainnya.

“Ya kan ada larangan seperti itu, tapi yang beli tetap saja ada. Tapi tidak banyak,” kata pedagang parcel kepada Wartawan, di Asemka, Jakarta.

KPK melihat bingkisan dan parsel sering kali merupakan awal terjadinya praktik sogok-menyogok di kalangan para penyelenggara negara.

Selain larangan para pejabat menerima parsel atau hadiah, KPK juga meminta masyarakat menghentikan kebiasaan mengirimkan ucapan selamat kepada para pejabat pemerintah dan penyelenggara negara dalam bentuk iklan di media cetak maupun elektronik dan/atau bunga secara berlebihan.

Sebaiknya dana yang digunakan untuk memasang iklan ucapan selamat itu disalurkan kepada rakyat yang sangat membutuhkan.(oz)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru